oleh

Isu Aksi Massa Juli Merebak, Kapolda Kepri Garansi Batam Tetap Aman dan Ramah Investor

-Batam, Polri-5 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Polda Kepulauan Riau (Kepri) bergerak cepat meredam keresahan publik terkait berkembangnya isu rencana aksi penyampaian pendapat atau unjuk rasa besar-besaran yang menderu pada bulan Juli mendatang.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batam dan seluruh wilayah Provinsi Kepri hingga saat ini dipastikan berada dalam kondisi aman, kondusif, dan sangat terkendali.

banner 336x280

Investor Jangan Khawatir, Kawasan Industri Dijaga Ketat

Sebagai salah satu urat nadi ekonomi nasional dan pintu gerbang investasi internasional, jaminan keamanan Batam menjadi pertaruhan besar. Menyadari hal tersebut, Polda Kepri bersama TNI dan unsur Forkopimda telah mempertebal pengamanan, khususnya di objek vital nasional dan kawasan industri.

“Polda Kepri memastikan situasi kamtibmas di Batam saat ini aman dan kondusif. Masyarakat maupun para investor tidak perlu khawatir dan dapat tetap menjalankan aktivitas bisnis seperti biasa,” tegas Irjen Pol. Asep Safrudin, Rabu (10/6/2026).

Polda Kepri juga memastikan bahwa operasional pabrik, pelabuhan, dan pusat perbelanjaan di Batam tetap berjalan normal tanpa ada gangguan dari isu-isu yang beredar di media sosial.

Kedepankan Pendekatan Humanis, Jamin Hak Suara Warga

Meskipun situasi kondusif, Kapolda menegaskan pihak kepolisian tidak meremehkan situasi. Langkah cooling system (pendinginan suasana) terus berjalan. Polda Kepri aktif merangkul tokoh masyarakat, organisasi buruh, hingga aliansi mahasiswa untuk berdialog.

Irjen Pol. Asep Safrudin menyatakan bahwa menyampaikan aspirasi di muka umum adalah hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar aksi tersebut nantinya tidak ditunggangi kepentingan yang merusak ketertiban umum.

  • Pendekatan Utama: Humanis, persuasif, dan mengedepankan dialog terbuka.

  • Imbauan Aksi: Harus tertib, damai, dan wajib mematuhi koridor hukum yang berlaku.

  • Fokus Pengamanan: Patroli rutin siber dan lapangan, deteksi dini, serta kesiapsiagaan penuh 24 jam.

Cerdas Filter Informasi, Hubungi Call Center 110

Di tengah derasnya arus informasi menjelang bulan Juli, masyarakat diimbau untuk lebih cerdas dan selektif dalam menerima berita. Hoaks dan provokasi dinilai menjadi ancaman terbesar yang dapat merusak iklim investasi sehat yang sedang tumbuh positif di Kepri.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jangan mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya,” tambah Kapolda.

Polda Kepri juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan panggilan darurat Call Center 110 yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam penuh jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. (*)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *