BATAM, (SOROT1.ID) — Keamanan dan keselamatan infrastruktur kembali menjadi prioritas utama Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menjaga daya saing investasi di kancah internasional. Menjawab tantangan pertumbuhan kawasan industri yang kian masif, Pemko Batam resmi menerima hibah lahan strategis dari pihak swasta untuk memperluas jangkauan layanan proteksi kebakaran di wilayah timur Pulau Batam.
Lahan seluas 2.062 meter persegi yang berada di dalam Kawasan Industri Tunas Prima, Batu Besar, Kecamatan Nongsa tersebut dihibahkan oleh PT Prima Propertindo Utama. Di atas lahan ini, nantinya akan dibangun pos pemadam kebakaran (Damkar) modern terpadu beserta seluruh sarana dan prasarana penunjang operasionalnya.
Prosesi penyerahan dan penandatanganan naskah hibah dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, bersama Direktur PT Prima Propertindo Utama, Albert Crenna Dessely, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (11/6/2026). Langkah ini menandai babak baru kolaborasi taktis antara pemerintah dan pelopor dunia usaha dalam memitigasi risiko bencana di objek vital daerah.
Dorong Kepercayaan Investor Lewat Aspek Kesiapsiagaan
Dalam pidatona, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, melayangkan apresiasi tinggi atas komitmen dan kepedulian yang ditunjukkan oleh manajemen Tunas Group. Menurutnya, tindakan nyata ini menjadi bukti bahwa pelaku industri di Batam memiliki visi yang sama dengan pemerintah dalam membangun ekosistem kota yang aman dan berkelanjutan.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dunia usaha yang sangat konkret terhadap pembangunan Kota Batam. Kami berharap langkah yang dilakukan Tunas Group dapat menjadi stimulus sekaligus inspirasi bagi pelaku usaha dan pengembang kawasan lainnya untuk turut berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah,” ungkap Firmansyah.
Lebih lanjut, Firmansyah memaparkan bahwa wilayah Kecamatan Nongsa saat ini telah menjelma menjadi salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Batam, baik di sektor industri manufaktur, digital, hingga pariwisata. Oleh karena itu, keberadaan pos pemadam kebakaran di ring satu industri menjadi kebutuhan yang sangat mendesak demi memangkas waktu tanggap (response time) saat terjadi keadaan darurat.
“Kehadiran pos pemadam kebakaran dan penambahan armada di titik ini tidak hanya akan mempercepat penanganan kebakaran di kawasan industri atau permukiman yang terus padat, tetapi juga menjaga kelestarian area hutan di sekitarnya. Dengan sarana prasarana keselamatan yang semakin lengkap, iklim investasi di Batam akan semakin kokoh dan kondusif,” tegasnya.
Pemko Batam juga menegaskan akan segera mengintegrasikan lahan hibah ini ke dalam rencana kerja dinas terkait agar pembangunan fisik dapat dianggarkan secara optimal dan akuntabel sebagai fasilitas pelayanan publik unggulan.
Posisi Strategis di Tepi Jalan Utama
Sementara itu, Direktur PT Prima Propertindo Utama, Albert Crenna Dessely, mengonfirmasi bahwa luasan lahan yang diserahkan mencapai 2.062 meter persegi. Luasan tersebut dinilai sangat ideal untuk menampung beberapa unit armada mobil pemadam kebakaran bertubuh besar serta posko siaga bagi para personel penjinak api.
Albert menekankan, pemilihan lokasi hibah yang berada tepat di tepi jalan utama Kawasan Industri Tunas Prima ditujukan untuk memberikan aksesibilitas tanpa batas bagi pergerakan armada Damkar.
“Kami menghibahkan lahan ini dengan harapan besar agar fasilitas pemadam kebakaran bisa segera direalisasikan oleh Pemko Batam. Lokasinya sangat strategis dan berada di jalur utama, sehingga jika terjadi insiden, mobil pemadam dapat bergerak cepat tanpa hambatan geografis,” jelas Albert.
Pihaknya berharap, sinergi ini dapat memberikan rasa aman yang optimal, baik bagi ribuan tenaga kerja yang menggantungkan hidup di Kawasan Industri Tunas Prima, maupun bagi masyarakat luas yang bermukim di sekitar wilayah Batu Besar dan Nongsa.
Dengan mulainya komitmen ini, penguatan mitigasi bencana di Batam kini tidak lagi bertumpu pada anggaran daerah semata, melainkan bergerak dinamis lewat skema gotong royong antara pemerintah dan sektor swasta. (Dan)
Editor: Ramadhan














Komentar