oleh

Review Teater Musikal Senja Teduh Pelita di Taman Ismail Marzuki

banner 468x60

JAKARTA, (SOROT1.ID) – Dunia pertunjukan seni ibu kota kembali semarak. Pementasan teater musikal bertajuk Senja Teduh Pelita sukses memulai hari pertamanya dengan aksi panggung yang memukau di Graha Bhakti Budaya (GBB), Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Jumat (3/7/2026).

Selama kurang lebih dua jam yang terbagi dalam dua babak, para penonton tidak sekadar disuguhi hiburan panggung biasa. Mereka diajak hanyut melintasi ruang dan waktu menuju petualangan futuristik berbalut fiksi ilmiah atau sci-fi yang sarat makna.

banner 336x280

Di balik megahnya narasi sci-fi yang dihadirkan, ada fakta menarik mengenai latar belakang penciptaan karya ini. Nuya Susantono selaku sutradara membeberkan bahwa seluruh fondasi cerita fiksi ilmiah ini lahir dari kecintaannya mendengarkan lagu-lagu milik band ikonik tanah air, Maliq & D’Essentials.

Nuya mengaku mengulik seluruh isi album Maliq & D’Essentials dari awal era berkarier hingga karya paling mutakhir. Dari setiap untaian nada dan lirik itulah, imajinasinya tentang visualisasi masa depan mulai terbentuk.

“Ketika aku mendengarkan semua lagu Maliq, aku merasa sangat terinspirasi oleh variasi bunyi dan liriknya. Aku ingin membuat cerita yang berada di masa depan karena lirik-lirik itu memberiku ide tentang kehidupan dan perjuangan yang bisa dikembangkan menjadi petualangan dan eksplorasi,” ungkap Nuya di balik panggung.

Menurut Nuya, karya-karya Maliq & D’Essentials menyimpan pesan universal yang mendalam. Hal itu menjadikannya bahan baku yang sangat kokoh untuk dirajut menjadi naskah teater yang kompleks.

Sepanjang pertunjukan, ketajaman akting para aktor berpadu sempurna dengan aransemen vokal yang ciamik. Total ada sekitar 20 lagu Maliq & D’Essentials yang dilantunkan secara teatrikal sepanjang dua babak pementasan.

Menariknya, kurasi lagu yang dipilih oleh sutradara justru membuat para personel asli band merasa terkejut sekaligus bangga. Widi Puradiredja, drummer Maliq & D’Essentials, menyatakan kebahagiaannya karena nomor-nomor side B (lagu non-hits utama) justru mendapat panggung besar di teater musikal ini.

“Mbak Nuya memberi tahu kami tentang lagu-lagu yang akan dinyanyikan. Kami sangat antusias karena banyak lagu yang bukan hits utama, tetapi justru side B-nya. Ini adalah sisi lain dari Maliq yang selama ini ingin kami tampilkan, dan akhirnya bisa diwujudkan lewat media teater,” kata Widi penuh apresiasi.

Widi berharap lewat pertunjukan ini, penonton dan pencinta musik bisa menyelami warna musik Maliq & D’Essentials secara lebih utuh dan intim.

Kekuatan musikal ini tidak hanya bertumpu pada audio, melainkan juga tata visual yang memanjakan mata. Koreografi yang dinamis berpadu apik dengan penataan artistik yang megah, sukses mentransfer atmosfer distopia di atas panggung langsung ke hadapan penonton.

Nuya menegaskan bahwa kemegahan visual ini merupakan buah dari sinergi tim yang solid di belakang layar.

“Aku punya partner sebagai artistic director yang memikirkan visualnya. Aku juga disokong koreografer dan music director yang hebat. Masing-masing departemen membawa ide segar mereka sendiri, dan uniknya semuanya langsung klop. Aku sangat bersyukur dikelilingi tim sekokoh ini,” tambahnya.

Senja Teduh Pelita sendiri mengisahkan tentang potret bumi masa depan yang porak-poranda akibat krisis berkepanjangan dan keserakahan manusia. Di tengah kekacauan tersebut, seorang anak bernama Arah bersama rekan-rekannya membentuk “Pasukan Pelita”—sekumpulan anak cerdas dengan berbagai keahlian bertahan hidup. Konflik memuncak dan memicu perdebatan besar ketika Arah mendesak pasukannya untuk ikut memulai misi berisiko demi mencari orang tuanya yang hilang.

Bagi Anda yang sedang berburu alternatif hiburan berkualitas untuk mengisi waktu libur sekolah, pertunjukan ini masih akan terus menyapa penonton di Taman Ismail Marzuki (TIM) hingga tanggal 12 Juli 2026 mendatang. (***)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *