BATAM, (SOROT1.ID) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan sekitarnya pada hari ini, Kamis (9/7/2026). Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca lokal yang dinamis, terutama bagi warga yang beraktivitas di laut.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau hari ini diprediksi akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun, adanya belokan angin (shearline) dan kelembapan udara yang cukup tinggi di sekitar wilayah Kepri masih berpotensi menumbuhkan awan-awan konvektif yang dapat mendatangkan hujan lokal.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca di beberapa kabupaten/kota se-Kepulauan Riau hari ini:
-
Kota Batam: Pagi hingga siang hari diprakirakan cerah berawan, dengan potensi hujan ringan bersifat lokal pada siang menjelang sore hari. Suhu udara berkisar antara 24°C – 32°C dengan kecepatan angin rata-rata 10–25 km/jam.
-
Kota Tanjungpinang & Kab. Bintan: Berawan dengan potensi hujan ringan secara tidak merata pada siang hari. Suhu udara berkisar antara 24°C – 31°C.
-
Kabupaten Karimun: Didominasi cuaca cerah berawan pada pagi hari dan berawan tebal pada sore hari dengan potensi hujan lokal intensitas ringan.
-
Kabupaten Lingga: Berawan sepanjang hari dengan potensi hujan ringan disertai petir durasi singkat pada siang hari.
-
Kabupaten Natuna & Kepulauan Anambas: Cerah berawan hingga berawan. Masyarakat di wilayah pulau terluar ini diminta mengantisipasi kecepatan angin yang relatif lebih tinggi, mencapai 30 km/jam, yang bertiup dari arah Selatan hingga Barat Daya.
Himbauan Keselamatan Transportasi Laut BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi gelombang laut di perairan Kepri. Untuk wilayah perairan Batam, Bintan, dan Karimun, tinggi gelombang terpantau dalam kategori rendah hingga sedang (0,5 – 1,25 meter). Sementara itu, untuk wilayah perairan utara Natuna dan Anambas, tinggi gelombang dapat mencapai 1,5 hingga 2,0 meter akibat pengaruh kecepatan angin.
Para pengguna transportasi laut, nelayan tradisional, dan pelaku aktivitas bongkar muat di pelabuhan diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG sebelum turun ke laut guna menghindari risiko cuaca buruk mendadak. (Red)
Editor : Ramadhan












Komentar