oleh

Menguji Ketajaman Pikiran Korps Reserse: Polresta Barelang Sabet Juara Utama Cerdas Cermat KUHP & KUHAP Polda Kepri

-Batam, Polri-1 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Penegakan hukum yang berkeadilan tidak hanya lahir dari keberanian di lapangan, melainkan dari kedalaman pemahaman terhadap hukum itu sendiri. Doktrin inilah yang melandasi jalannya Lomba Cerdas Cermat Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Fungsi Teknis Reserse, yang digelar oleh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri).

Diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, ajang adu intelektual ini berlangsung di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Senin (22/6/2026). Dimulai tepat pukul 07.00 WIB, acara ini menjadi magnet perhatian karena mempertemukan tim-tim terbaik dari jajaran Polda serta Polres/Ta se-Kepulauan Riau untuk menguji kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan adaptasi mereka terhadap dinamika hukum pidana modern.

banner 336x280

Kompetisi ini bukan sekadar seremonial tahunan. Sejak babak registrasi dimulai, atmosfer ketegangan kompetitif sudah terasa di dalam aula. Riuh dukungan dari para suporter masing-masing jajaran berpadu dengan konsentrasi tinggi para peserta yang sibuk mematangkan strategi dan ingatan hukum mereka.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri. Untuk menjaga bobot akademik dan objektivitas kompetisi, Polda Kepri tidak main-main dalam menghadirkan panel Dewan Juri. Mereka adalah para pakar yang melintasi unsur akademisi dan praktisi hukum senior:

  • Dr. Parroha Patar Siadari, S.E., M.H.

  • Assoc Prof. Dr. Alwan Hadiyanto, S.H., M.H., C.Med., C.CL.

  • AKBP Arthur Sitindaon, S.H., M.H.

Jalannya perlombaan yang dinamis dan interaktif dipandu oleh Christiani Prasetiasari, S.H., M.H., yang bertindak sebagai moderator.

Dalam amanatnya sebelum membuka perlombaan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo memberikan sorotan tajam mengenai tantangan tugas kepolisian ke depan. Menurutnya, kompleksitas kejahatan yang semakin tinggi menuntut personel Reserse untuk tidak sekadar mengandalkan tindakan fisik, melainkan kecerdasan hukum formal dan materiil.

“Pemahaman yang baik terhadap KUHP dan KUHAP akan menjadi landasan utama dalam melaksanakan proses penyelidikan, penyidikan, serta penegakan hukum secara profesional, proporsional, transparan, dan akuntabel,” tegas Brigjen Pol. Anom Wibowo di hadapan peserta.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ajang ini dirancang secara edukatif, kompetitif, dan inspiratif.

“Menang ataupun kalah bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita bersama-sama membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, adaptif, modern, dan berintegritas,” tambahnya.

Setelah melewati fase penyisihan yang menguras energi dan konsentrasi, atmosfer kompetisi memuncak pada babak final. Kejar-mengejar poin terjadi dalam adu cepat menjawab pertanyaan seputar hukum acara, penerapan pasal, hingga skenario penegakan hukum konkrit di lapangan.

Pada akhirnya, Tim Polresta Barelang tampil mendominasi dan sukses mengunci gelar Juara I. Kemenangan gemilang ini diraih berkat performa solid dari tiga perwakilannya:

  1. AKP Muhammad Ridho, S.H.

  2. Aiptu Ari Fitriadi, A.Md., S.H.

  3. Brigadir Friandi, S.H., M.H.

Sementara itu, posisi Juara II berhasil direbut oleh Polres Kepulauan Anambas, disusul oleh Tim Polda Kepri yang harus puas menempati posisi Juara III.

Piala dan penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol. Ronni Bonic, S.H., S.I.K., M.H., diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Prestasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen Polresta Barelang dalam membina kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di internal mereka.

Keberhasilan ini diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi di atas kertas. Polda Kepri berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini mampu memicu budaya belajar yang berkesinambungan (continuous learning) bagi seluruh personel di wilayah Kepri, agar pemahaman hukum tersebut dapat diimplementasikan secara tepat dalam pelayanan masyarakat sehari-hari demi mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Seluruh rangkaian acara Cerdas Cermat Fungsi Teknis Reserse ini resmi berakhir pada pukul 15.30 WIB dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Sejalan dengan semangat peningkatan pelayanan, pihak Polresta Barelang memanfaatkan momentum ini untuk kembali mengedukasi masyarakat mengenai aspek keamanan. Warga diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan Layanan Polisi 110. Layanan ini dapat diakses melalui telepon secara gratis (bebas pulsa) selama 24 jam penuh untuk melaporkan potensi gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun saat membutuhkan bantuan darurat kepolisian dengan cepat. (Zul)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *