oleh

Berantas Percaloan Lewat Prinsip BETAH, Polda Kepri Resmi Ketok Palu Kelulusan 71 Calon Anggota Polri 2026

-Batam, Polri-7 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Ketegangan yang menyelimuti Gedung Lancang Kuning Mapolda Kepulauan Riau seketika pecah menjadi tangis haru dan sujud syukur. Setelah berbulan-bulan melewati rangkaian ujian fisik, mental, akademik, hingga psikologi yang menguras energi, proses Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 resmi mencapai puncaknya pada Jumat (3/7/2026).

Melalui mekanisme penilaian yang ketat dan terbuka, sebanyak 71 pemuda-pemudi terbaik dari berbagai pelosok Kepulauan Riau dinyatakan lulus terpilih. Mereka kini resmi menyandang status sebagai Calon Siswa (Casis) Bintara dan Tamtama Polri yang siap digembleng di berbagai pusat pendidikan kepolisian.

banner 336x280

Sidang Kelulusan Akhir yang krusial ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo. Demi menjaga keabsahan dan keadilan hasil, jalannya sidang pleno turut dikawal ketat oleh Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama, Ketua Tim Seleksi, serta perwakilan lembaga pengawas internal maupun eksternal. Orang tua peserta pun turut menyaksikan detik-detik penentuan nasib putra-putri mereka.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol. Anom Wibowo dalam amanatnya menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan di atas koridor profesionalisme yang tinggi. Ia menjamin tidak ada ruang bagi praktik curang atau intervensi pihak luar dalam menentukan kelulusan peserta.

“Seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan jangan mudah tergiur oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui cara yang tidak benar. Polda Kepulauan Riau berkomitmen memberantas segala bentuk percaloan maupun penyimpangan dalam proses rekrutmen,” tegas jenderal bintang satu tersebut.

Ia juga memberikan selamat kepada 71 peserta yang lolos (terdiri dari 64 pria dan 7 wanita) agar tidak larut dalam euforia berlebih. Menurutnya, kelulusan ini barulah gerbang awal dari pengabdian panjang. Sementara bagi 13 peserta yang berada di posisi lulus tidak terpilih (kuota terbatas), ia membesarkan hati mereka agar tidak patah semangat dan menjadikan momen ini sebagai evaluasi untuk mencoba kembali di tahun depan.

Komposisi kelulusan kuota Polda Kepri tahun ini terbilang variatif dan inklusif, mengakomodasi berbagai keahlian khusus yang dibutuhkan organisasi Polri modern. Berikut adalah rincian profil kelulusan:

  • Bintara Polisi Tugas Umum (PTU): 48 peserta

  • Bintara Intelijen: 5 peserta

  • Bintara Polair: 5 peserta

  • Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Akuntansi: 1 peserta

  • Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Pertanian: 1 peserta

  • Tamtama Brimob: 7 peserta

  • Tamtama Polair: 4 peserta

Langkah selanjutnya, para pemuda-pemudi pilihan ini dijadwalkan akan diberangkatkan serentak menuju lembaga pendidikan masing-masing pada tanggal 20 Juli 2026 mendatang.

Guna membentuk mentalitas Bhayangkara yang tangguh, lokasi pendidikan disebar ke beberapa wilayah di Indonesia. Untuk Bintara PTU, Polair, dan Bakomsus akan menempuh pendidikan lokal di SPN Polda Kepri (Tanjung Batu). Sementara untuk Bintara Intelijen akan dikirim ke Pusdik Intelijen Soreang (Jawa Barat). Formasi elit Tamtama Brimob akan digembleng di SPN Polda Kalimantan Selatan, dan Tamtama Polair akan menempa diri di SPN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Polda Kepri berharap, melalui sistem rekrutmen yang bersih ini, para casis yang nantinya dilantik mampu menjelma menjadi aparat penegak hukum yang unggul, humanis, berintegritas, serta siap memberikan jiwa raganya untuk melindungi dan melayani masyarakat Kepulauan Riau. (Zul)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *