MADIUN, (SOROT1.ID) – Kemeriahan luar biasa menyelimuti Lapangan Desa Tiron, Kecamatan Madiun. Ribuan warga Kabupaten Madiun tumpah ruah memadati area tersebut untuk menghadiri pembukaan pesta rakyat Sepasma 2026 Zona Tengah, Rabu (1/7/2026) malam. Gelaran akbar ini menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Madiun yang ke-458.
Menjadi magnet baru di awal Juli, Sepasma Zona Tengah ini merangkul lima wilayah kecamatan sekaligus, meliputi Kecamatan Madiun, Kare, Sawahan, Wonoasri, dan Wungu. Pesta rakyat yang dinanti-nanti ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari berturut-turut, mulai dari tanggal 1 hingga 7 Juli 2026.
Momen Hangat Kepala Daerah Berbaur Bersama Warga
Acara dibuka langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi. Suasana pembukaan terasa sangat cair dan penuh kehangatan ketika kedua pemimpin daerah tersebut tidak ragu untuk naik panggung, ikut bernyanyi, dan berjoget bersama para pengunjung yang hadir.
Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa Sepasma bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan sebuah stimulus nyata untuk membangkitkan sektor ekonomi kerakyatan, khususnya bagi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal di wilayah zona tengah.
“Insyaallah ini betul-betul bermanfaat bagi masyarakat, bisa mengungkit perekonomian karena kondisi perekonomian secara makro panjenengan pirsa (tahu), ya. Harapan kami dengan adanya Sepasma di sini, insyaallah bisa mengungkit perekonomian di Kabupaten Madiun ini,” ujar Hari Wuryanto kepada media, Kamis (2/7/2026).
Kesuksesan ini berkaca pada Sepasma Wilayah Selatan (22-28 Juni lalu) yang sukses mendongkrak omzet penjualan UMKM berkali-kali lipat berkat kehadiran ribuan pengunjung, bahkan dari luar daerah.
Panggung Hiburan Bertabur Bintang Top Marcomm
Untuk memanjakan mata dan telinga para pengunjung, Sepasma 2026 Zona Tengah memboyong deretan bintang tamu musik dan komedi ternama Jawa Timur. Nama-nama besar siap menghentak panggung bergantian, di antaranya:
-
Cak Sodiq
-
Cak Percil
-
Ajeng Febria
-
Shinta Arsinta
Benteng Budaya: Dari Tari Dongkrek hingga Karawitan Pelajar
Di samping kemeriahan panggung musik modern, Sepasma 2026 tetap memegang teguh akar tradisi Bumi Kampung Pesilat. Festival ini mendedikasikan ruang khusus untuk pelestarian budaya lokal melalui agenda Festival Dongkrek Pelajar, yang mengangkat seni pertunjukan asli Kabupaten Madiun.
Selain itu, rangkaian perlombaan kesenian dan karawitan antar-pelajar juga digelar demi memantik minat generasi muda. Bupati Madiun berharap lewat pagelaran seni tradisional ini, gempuran budaya barat modern tidak akan mengikis nilai-nilai luhur dan identitas asli masyarakat Madiun.
Melalui harmoni antara perputaran roda ekonomi UMKM, hiburan rakyat, dan penguatan literasi budaya, Sepasma 2026 Zona Tengah sukses menjadi bukti nyata bagaimana sebuah daerah merayakan usianya dengan cara yang produktif, meriah, dan mengakar pada tradisi. (***)
Editor : Ramadhan














Komentar