oleh

Dedikasi hingga Nafas Terakhir: Menengok Perlindungan Negara untuk ASN Sungai Beduk Melalui Santunan Rp248 Juta

banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar rutinitas bekerja di belakang meja. Di balik seragam korps tersebut, ada tanggung jawab besar yang sering kali menyita waktu, tenaga, bahkan kesehatan. Dedikasi tinggi inilah yang ditunjukkan oleh almarhum Abdul Aziz, seorang abdi negara di Kecamatan Sungai Beduk yang gugur dalam tugasnya akibat serangan jantung mendadak.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdiannya, Pemerintah Kota Batam bersama PT Taspen memberikan jaminan perlindungan mutlak kepada keluarga yang ditinggalkan. Pada Jumat (10/7/2026), bertempat di Kantor Wali Kota Batam, santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai sekitar Rp248 juta resmi diserahkan langsung kepada pihak ahli waris.

banner 336x280

Serangan jantung yang dialami almarhum Abdul Aziz terjadi saat ia tengah aktif menjalankan roda kedinasan. Secara regulasi, kondisi ini dikategorikan sebagai kecelakaan kerja karena terjadi dalam ruang lingkup waktu tugas. Angka Rp248 juta yang disalurkan merupakan akumulasi dari hak jaminan yang melekat pada setiap aparatur yang dilindungi oleh negara.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang memimpin langsung jalannya penyerahan santunan tidak dapat menyembunyikan rasa duka mendalam. Baginya, kehilangan seorang personel di tingkat kecamatan merupakan kehilangan besar bagi sistem pelayanan publik Kota Batam.

“Uang ratusan juta tentu tidak akan pernah bisa menggantikan pelukan seorang ayah atau kehadiran seorang suami di rumah. Kehilangan ini tak ternilai. Namun, apa yang kita lakukan hari ini adalah penegasan sikap: negara tidak akan membiarkan keluarga pahlawan pelayanan publik ini telantar,” ujar Amsakar dengan nada bergetar penuh empati.

Amsakar mengingatkan jajarannya bahwa risiko kerja bisa mengintai siapa saja dan kapan saja. Oleh sebab itu, integrasi jaminan sosial yang kuat menjadi benteng pertahanan terakhir bagi kesejahteraan keluarga ASN.

Apresiasi khusus juga dialamatkan kepada PT Taspen. Proses pencairan yang biasanya diidentikkan dengan dokumen berbelit, dalam kasus ini berhasil dipangkas dan diselesaikan secara kilat.

Mewakili keluarga almarhum, salah seorang ahli waris menyampaikan rasa harunya atas pendampingan yang diberikan sejak hari pertama duka menyelimuti mereka.

“Kami tidak menyangka prosesnya akan se-manusiawi dan secepat ini. Di tengah rasa duka yang belum hilang, perhatian dari Bapak Wali Kota dan PT Taspen sangat menguatkan kami untuk melanjutkan hidup,” ungkapnya.

Melalui penyerahan ini, Pemko Batam mengirimkan pesan kuat kepada seluruh pegawainya di lapangan: bahwa setiap keringat dan risiko yang mereka hadapi dalam melayani masyarakat, mendapatkan perlindungan penuh dari negara. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *