oleh

Portugal Kalah dari Spanyol, Bruno Fernandes Sebut Kesalahan yang Akibatkan Bencana

-Olahraga-3 Dilihat
banner 468x60

DALLAS, (SOROT1.ID)  – Mimpi besar Timnas Portugal untuk mengangkat trofi berlapis emas di Amerika Serikat harus hancur berkeping-keping. Berhadapan dengan rival abadi mereka, Spanyol, di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selecao das Quinas dipaksa angkat koper lebih awal setelah kalah tipis 0-1 dalam laga penuh drama di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Pertandingan sengit bertajuk Derby Iberia ini sejatinya diprediksi akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu karena kedua tim tampil sama kuat. Namun, malapetaka bagi anak asuh Fernando Santos datang tepat di masa injury time. Mikel Merino, yang masuk sebagai pemain pengganti, menjelma menjadi mimpi buruk Portugal setelah sepakannya sukses mengoyak jala gawang dan mengunci tiket perempat final bagi La Roja.

banner 336x280

Usai peluit panjang dibunyikan, atmosfer duka langsung menyelimuti skuad Portugal. Jenderal lapangan tengah mereka, Bruno Fernandes, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa yang luar biasa. Bintang Manchester United itu menegaskan bahwa seluruh elemen tim terbang ke Amerika Serikat dengan satu misi tunggal: menjadi juara dunia.

“Tentu kami sangat kecewa. Sejak awal kami datang dengan ambisi menjadi juara, tetapi kenyataannya kami tidak mampu menunjukkan performa terbaik di momen krusial,” ujar Bruno Fernandes dengan nada lesu.

Pemain bernomor punggung 8 itu juga secara terbuka membedah jalannya pertandingan. Menurut Bruno, Portugal sebenarnya memegang kendali permainan dan tampil jauh lebih menjanjikan di paruh pertama. Namun, petaka dimulai ketika mereka mengubah pendekatan strategi setelah turun minum.

“Menurut saya, permainan kami pada babak pertama jauh lebih baik. Namun setelah jeda, kami kembali terlalu dalam bertahan. Situasi seperti itu membuat lawan akhirnya menemukan celah untuk mencetak gol,” tambah Bruno mengevaluasi runtuhnya pertahanan Portugal di menit-menit akhir.

Meski terpukul, Bruno tetap berjiwa besar dengan memberikan apresiasi kepada Spanyol. Ia mengakui efektivitas permainan anak asuh Luis de la Fuente yang mampu memanfaatkan satu peluang emas di detik-detik akhir laga.

Dengan hasil ini, langkah Portugal resmi terhenti, sementara Spanyol melaju ke perempat final dan semakin memperkuat status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia 2026. (Red)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *