oleh

Bach Multi Mulai Penawaran, Harga IPO Rp 442 per Saham

-Ekonomi-4 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, (SOROT1.ID) — PT Bach Multi Global Tbk, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor penjualan dan penyewaan infrastruktur telekomunikasi, siap melakukan debut di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui aksi penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Perusahaan ini memiliki kode saham BACH dan akan memasuki masa penawaran umum perdana saham mulai tanggal 2 Juli hingga 6 Juli 2026.

Harga IPO yang ditetapkan oleh BACH adalah sebesar Rp 442 per saham. Dalam penawaran ini, perusahaan menawarkan maksimal 615 juta saham baru, yang setara dengan 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dana yang dihasilkan dari IPO ini akan digunakan untuk beberapa tujuan utama.

banner 336x280

Sebagian besar dana IPO, yaitu sebesar Rp 91,02 miliar, akan digunakan untuk membayar sebagian utang kepada PT Bank Permata Tbk atas fasilitas pinjaman jangka pendek. Sementara itu, sisanya sekitar Rp 213,48 miliar akan dialokasikan sebagai modal kerja. Dana tersebut akan digunakan dalam rangka pembelian genset untuk dijual maupun disewakan.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan, BACH melaporkan pendapatan sebesar Rp 1,73 triliun pada tahun 2025. Angka ini meningkat signifikan sebesar 39,66% dibandingkan posisi yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 1,24 triliun. Kenaikan pendapatan ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan dari segmen usaha penjualan dan penyewaan genset perusahaan.

Selain itu, BACH juga berhasil memperoleh tambahan kontrak penyewaan baru yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan dari penyewaan genset. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang positif dan stabil dari bisnis perusahaan.

Untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pendapatan, manajemen BACH menerapkan beberapa kebijakan strategis. Beberapa di antaranya adalah:

  • Perluasan basis dan jaringan pelanggan
    Manajemen berfokus pada ekspansi pasar dengan memperluas basis pelanggan guna meningkatkan pangsa pasar dan stabilitas pendapatan.
  • Peningkatan kualitas layanan
    Upaya dilakukan untuk meningkatkan standar layanan agar dapat memenuhi ekspektasi pelanggan dan menjaga loyalitas mereka.
  • Optimalisasi utilisasi armada genset
    Perusahaan berupaya memaksimalkan penggunaan armada genset yang dimiliki untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya produksi.
  • Pengembangan segmen usaha dengan margin lebih baik
    BACH fokus pada pengembangan segmen bisnis yang memiliki potensi margin yang lebih tinggi, sehingga meningkatkan profitabilitas secara keseluruhan.

Dengan strategi-strategi ini, BACH berharap dapat memperkuat posisi di pasar dan terus berkembang secara berkelanjutan. Debut di BEI melalui IPO ini menjadi langkah penting dalam mencapai visi perusahaan untuk menjadi pemain utama di sektor infrastruktur telekomunikasi. (***)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *