oleh

Buku Pola Pengasuhan Try Sutrisno Dirilis, Ini Rahasia Jenderal Didik Anak

-Berita-32 Dilihat
banner 468x60

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” di Jakarta



Buku yang menggambarkan nilai-nilai pengasuhan keluarga mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, resmi diluncurkan pada hari Sabtu (15/11) di The Ballroom Djakarta Theater XXI. Buku berjudul “Filosofi Parenting Try Sutrisno” ini menyajikan refleksi tentang pola asuh dari seorang prajurit yang mampu menyeimbangkan disiplin, ketegasan, kasih sayang, spiritualitas, dan nasionalisme dalam keluarga.

Acara peluncuran dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, anggota keluarga besar, sahabat dekat, serta para pemimpin lintas generasi. Selain itu, acara ini juga menjadi momen perayaan usia ke-90 Pak Try Sutrisno, yang hingga saat ini masih dihormati sebagai figur teladan dalam kepemimpinan dan kehidupan keluarga.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Adhyaksa Dault selaku penyusun buku bersama dengan Luqman Hakim Arifin, Mujib Rahman, dan Maria Dominique, menegaskan bahwa filosofi pengasuhan Pak Try adalah warisan penting bagi keluarga Indonesia. Ia menjelaskan bahwa selama puluhan tahun, kita hanya mengenal Pak Try sebagai seorang prajurit dan pemimpin bangsa. Namun, buku ini memperlihatkan sisi lainnya, yaitu seorang ayah yang sederhana, penuh nilai, dan konsisten menanamkan integritas, disiplin, iman, serta cinta tanah air di rumahnya.

Adhyaksa juga menambahkan bahwa nilai-nilai dan gaya parenting Pak Try masih sangat relevan bagi keluarga Indonesia hari ini, terutama bagi para orangtua muda. Ia menekankan bahwa filosofi pengasuhan Pak Try berpijak pada empat pilar utama, yaitu Islam, nilai Jawa, disiplin seorang prajurit, dan nasionalisme yang kuat.

Sementara itu, Dr. Taufik Dwicahyono (Cheppy), salah satu putra Pak Try, tampil sebagai perwakilan keluarga. Ia menyampaikan bahwa pola asuh kedua orang tuanya dibangun dari hal-hal sehari-hari yang sederhana namun konsisten. Menurutnya, Papa tidak pernah banyak bicara, tetapi mereka belajar dari caranya hidup. Dari sepatu lungsuran, dari menolak privilese, dari keteguhan dan kejujuran beliau. Semua itu membentuk mereka menjadi manusia yang berdiri dengan kaki sendiri.

Menurut Cheppy, nilai-nilai yang diajarkan Pak Try tidak hanya membentuk anak-anaknya, tetapi juga mengalir ke cucu-cucunya—generasi baru yang kini hidup di era digital tapi tetap berpijak pada prinsip luhur keluarga Indonesia. “Parenting Papa tidak berhenti pada nasihat, tapi keteladanan,” tambahnya.

Peluncuran buku ini juga menyentuh sisi emosional para tokoh bangsa yang hadir. Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang turut hadir, mengenang momen pertama melihat Try Sutrisno muda di Akademi Militer: “A new star was born,” kata SBY—kutipan yang mewakili kekaguman generasi sejawat terhadap integritas Try Sutrisno sejak masa remaja.

Meski ditulis dengan riset panjang, buku terbitan Renebook ini menyajikan format yang jauh dari kemewahan: soft cover, kertas book paper, ringan digenggam—seolah menegaskan kesederhanaan yang menjadi nafas hidup keluarga Try. “Buku ini tidak dibuat untuk gaya,” ujar Adhyaksa, “tetapi agar para orang tua di seluruh Indonesia bisa membacanya dengan mudah, membawanya ke mana-mana, dan mengamalkannya.”

Lebih dari sekadar biografi biasa, Filosofi Parenting Try Sutrisno menjadi cermin bagi publik tentang bagaimana nilai dibangun, ditanam, dan diteruskan. Bahwa membentuk manusia bukanlah pekerjaan instan, bukan pula tugas fasilitas—tetapi buah dari keteladanan yang konsisten. Buku setebal 336 halaman ini pada dasarnya merangkum cerita-cerita pribadi ketujuh putra-putrinya tentang pola asuh kedua orang tuanya—sebuah filosofi yang bertumpu pada keteladanan, kedisiplinan, kemandirian, kesederhanaan, spiritualitas, dan nilai kebangsaan.

Di usianya yang ke-90, Pak Try menutup acara dengan kalimat yang mengendap di telinga para tamu: “Bangsa ini tidak cukup dibangun dengan senjata, ekonomi atau politik. Bangsa yang kuat lahir dari keluarga yang kuat.”

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *