oleh

Bau Menyengat dan Sarang Penyakit: Warga Botania Garden Batam Geram, Sampah Telantar Dua Minggu Lebih!

-Batam, Berita-3 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) — Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, tumpukan sampah dibiarkan telantar hingga lebih dari dua minggu di Perumahan Botania Garden Blok B12, Batam Kota, serta kawasan Komplek Ruko sekitarnya. Alih-alih rapi, lingkungan pemukiman dan bisnis tersebut kini berubah kumuh, berbau menyengat, dan mulai menjadi sarang penyakit.

Kondisi memprihatinkan ini memicu gelombang kecaman keras dari warga setempat yang merasa hak-hak mereka diabaikan oleh instansi terkait.

banner 336x280

Kekecewaan mendalam salah satunya disuarakan oleh Sukamto, warga Perumahan Botania Garden.

Ia menegaskan bahwa warga selalu patuh dan taat membayar iuran wajib kebersihan setiap bulannya. Namun, pelayanan yang mereka terima justru jauh dari kata layak.

“Sudah 3 bulan kondisinya begini terus. Biasanya satu minggu sekali pasti diangkut setiap Senin atau Selasa. Tiap bulan uang kebersihan dipungut oleh RT setempat melalui security komplek sejumlah Rp 55 ribu. Nah, sudah 3 bulan ini sudah gak keurus lagi,” ungkap Sukamto dengan nada geram, Jumat (12/6/2026).

Menurut warga, kemunduran kinerja pelayanan ini sudah berlangsung selama satu triwulan terakhir, dengan puncaknya terjadi pada dua minggu belakangan ini di mana sampah sama sekali tidak disentuh oleh armada pengangkut.

Tak ingin lingkungan mereka terus-menerus dikepung bau busuk, warga Botania Garden melayangkan tuntutan tegas kepada DLH Kota Batam:

  • Pembersihan Segera: Mendesak DLH Kota Batam untuk segera menerjunkan armada truk pengangkut sampah guna mengosongkan tempat pembuangan yang sudah kelebihan muatan.

  • Evaluasi Kinerja: Meminta kepala dinas terkait untuk mengevaluasi dan mencopot mandor lapangan yang bertanggung jawab di wilayah Batam Kota karena dinilai lalai dalam pengawasan.

Warga khawatir, jika pembiaran ini terus berlanjut, tumpukan sampah yang membusuk akan segera memicu wabah penyakit, terutama bagi anak-anak di lingkungan perumahan. Selain itu, estetika lingkungan yang buruk juga mulai mengganggu kenyamanan konsumen dan aktivitas bisnis di area ruko sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi ataupun klarifikasi dari pihak DLH Kota Batam terkait mandeknya pengangkutan sampah di kawasan tersebut. (Red)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *