oleh

Gema Salawat dan Puisi ‘Jabal Uhud’ Walikota Amsakar Getarkan Tablig Akbar 1 Muharram di Batam

banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Ribuan umat Muslim memadati Masjid Agung Raja Hamidah, Batamcentre, pada Senin (15/6/2026) malam. Mereka larut dalam kekhusyukan Tablig Akbar yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Suasana religius begitu kental terasa sejak awal acara. Kehadiran artis religi nasional, Veve Zulfikar Asy-Syaibani, sukses menambah semarak suasana dengan lantunan syahdunya, disusul tausiah penuh makna dari Ustaz Abdil Muhadir.

banner 336x280

Momen Haru: Puisi ‘Jabal Uhud’ Karya Sang Walikota

Salah satu momen paling menyentuh dan menyita perhatian jemaah adalah ketika Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, naik ke atas mimbar. Sebelum menyampaikan pesannya, Amsakar mengajak ribuan jemaah yang hadir untuk bersama-sama melantunkan Salawat Busyra.

Suasana semakin hening dan penuh haru saat Amsakar membacakan sebuah puisi berjudul “Jabal Uhud”. Puisi ini merupakan karya orisinal yang ia tulis sendiri dari hasil perenungan mendalam saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci beberapa waktu lalu.

Dengan penuh penghayatan, Amsakar melantunkan bait demi bait yang menggambarkan heroisme para sahabat Nabi seperti Hamzah bin Abdul Muthalib dan Talhah bin Ubaidillah dalam melindungi Rasulullah SAW pada Perang Uhud.

“Mataku berkaca, menangkap sejuta makna. Ternyata mampuku tak seujung kuku pun dari ikhtiarmu,” ucap Amsakar dengan suara bergetar saat menutup puisinya, yang langsung disambut riuh haru dan takzim dari para jemaah.

Esensi Hijrah: Evaluasi Diri dan Tingkatkan Pelayanan

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menekankan bahwa momentum pergantian tahun Hijriah bukan sekadar seremonial perubahan kalender. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan 1 Muharram sebagai sarana introspeksi diri.

“Apa yang kemarin kita lakukan hendaknya dapat kita tingkatkan pada masa yang akan datang. Dan apa yang menjadi kelemahan, hendaknya dapat kita perbaiki,” tegas Amsakar.

Secara khusus, Walikota Batam ini memberikan catatan penting bagi roda pemerintahan:

  • Aparatur Sipil Negara (ASN): Pegawai di lingkungan Pemko Batam dan BP Batam diminta menjadikan semangat hijrah sebagai pemacu peningkatan kualitas pelayanan publik.

  • Masyarakat & Tokoh Agama: Diimbau untuk terus mempererat silaturahmi, menjaga keharmonisan sosial, dan menciptakan iklim Batam yang aman serta kondusif.

  • Bijak Bermedia Sosial: Amsakar mengingatkan warga untuk meninggalkan narasi-narasi kontraproduktif dan beralih fokus pada gagasan positif yang membangun daerah.

Tausiah Penyemangat Zaman Modern

Acara inti kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustaz Abdil Muhadir. Dalam tausiahnya, ia mengulas tuntas makna hijrah sebagai proses transformasi aktif menuju kehidupan yang lebih baik. Ia mengingatkan umat Islam agar mampu meneladani nilai-nilai perjuangan sejarah Islam untuk diimplementasikan dalam menghadapi tantangan kehidupan modern saat ini.

Acara berskala besar ini juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pegawai Pemko Batam. Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Batam ini sukses menjadi momentum pemersatu sekaligus refleksi spiritual yang mendalam bagi seluruh warga kota. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *