Pernyataan Habib Bahar tentang Tidak Berpoligami
Habib Bahar bin Smith kembali menjadi perbincangan setelah Helwa Bachmid muncul ke publik dan mengaku sebagai istri ketiganya. Melalui unggahan di media sosial, Helwa mengenang pernikahan mereka yang berlangsung pada 15 November 2024. Dalam pengakuannya, ia menceritakan bahwa selama setahun menikah, Habib Bahar jarang menemuinya dan jarang memberikan nafkah.
Pengakuan Helwa ini memicu kembali pembahasan mengenai pernyataan lama Habib Bahar soal menolak poligami. Dalam sebuah siaran langsung yang diunggah di YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official, Habib Bahar menegaskan bahwa dirinya tidak berniat berpoligami. Ia menyatakan bahwa meskipun dikelilingi banyak perempuan, hatinya hanya untuk istri pertamanya, Syarifah Fadlun Balghoits.
“Walaupun hidup saya dikelilingi perempuan, namun hati saya hanya milik Syarifah Fadlun,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya hanya memiliki satu istri dan tidak berencana menambahnya. Namun, respons dari istri pertamanya, Fadlun Balghoits, cukup mencolok. Ia menggoda sekaligus menyanggah ucapan suaminya.
“Ya kalau ada Lun kakak bilang satu, kalau nggak ada kakak bilang tiga,” candanya. Fadlun juga membaca komentar netizen yang menyinggung poligami dan menunjukkan kekesalannya. Habib Bahar mencoba menenangkan dan kembali menegaskan bahwa ia sebenarnya mudah saja berpoligami jika ingin, namun memilih tidak melakukannya.
Fadlun sendiri mengatakan bahwa ia tidak ambil pusing jika sang suami menikah lagi tanpa izin dirinya. “Habib mau tanpa izin nikah lagi di belakangku… ana tidak pernah anggap itu. Nggak kelihatan,” ujarnya tegas. Habib Bahar kemudian meredakan situasi dan menyatakan bahwa hatinya telah “diharamkan” untuk perempuan lain.
Sebelum Helwa, Habib Bahar pernah menikah dengan Jihana Roqayah sebagai istri kedua. Namun Jihana meninggal dunia dalam kecelakaan di Tol Cipali pada 14 September 2018.
Curahan Hati Helwa: “Cuma Aku yang Berbakti”
Dalam sesi live TikTok, Helwa menyampaikan bahwa ia selalu berusaha memenuhi permintaan suaminya. Salah satunya adalah kebiasaan mencium kaki Habib Bahar setiap selesai salat, sesuatu yang menurutnya diminta langsung oleh Habib. “Aku diminta cium kakinya setelah salat,” ucapnya. Helwa mengatakan bahwa tindakan itu adalah bentuk ketaatan sebagai istri.
Bahkan, menurutnya, Habib Bahar sempat memuji bahwa tak ada istri lain yang melakukan hal tersebut. “Dia bilang hanya aku yang mencium kakinya setelah salat,” kata Helwa. Namun, meski telah berusaha berbakti, Helwa mengaku mendapat perlakuan yang menyakitkan. “Cuma aku yang berbakti, tapi suamiku tega membuat aku seperti ini,” ujarnya sambil menangis.
Helwa menegaskan bahwa pengakuannya bukan untuk mencari sensasi. Ia hanya ingin publik mengetahui apa yang dialaminya selama menjadi istri Habib Bahar. “Ini bukan drama, ini kenyataan hidup,” tegasnya.














Komentar