oleh

Kronologi Kebakaran Gudang Plastik Mojongapit, Kerugian Rp12 Miliar

-Berita-27 Dilihat
banner 468x60

Kebakaran Gudang Produksi Plastik di Jombang

Sebuah gudang produksi plastik yang berada di kawasan Jalan Gatot Subroto, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, hangus terbakar pada Senin (24/11/2025) sore. Peristiwa ini menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp12 miliar.

Kebakaran tersebut diduga bermula dari percikan api akibat aktivitas pengelasan di bagian depan gudang. Material plastik yang ada di dalam gudang mempercepat penyebaran api, sehingga membuat proses pemadaman menjadi sangat sulit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh isi gudang dan bangunan dengan ukuran 50×50 meter dua lantai habis terbakar.

banner 336x280

Proses Pemadaman yang Berlangsung Lama

Api mulai muncul sekitar pukul 16.46 WIB dan cepat membesar karena banyaknya tumpukan kardus berisi plastik di dalam bangunan. Saksi mata bernama Feri Krisdianto melihat percikan api sebelum menghubungi pihak pemilik dan petugas pemadam kebakaran.

Sejumlah armada pemadam kebakaran, ambulans, serta personel BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Total ada 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menangani kobaran api yang terus membesar. Upaya pemadaman berlangsung hingga keesokan hari.

Api baru benar-benar bisa dipadamkan pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 08.20 WIB, setelah seluruh titik api dipastikan tidak menyisakan bara. “Selasa pagi semua sudah berhasil dipadamkan,” ujar Syamsul Bahri, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jombang.

Karakteristik Material yang Membuat Api Sulit Dipadamkan

Menurut Syamsul, karakteristik material di dalam gudang membuat operasi pemadaman sangat sulit. “Mayoritas bahan di dalam adalah plastik. Saat terbakar, plastik meleleh dan menimbulkan minyak sehingga api cepat menyebar,” jelasnya.

Gudang tersebut diketahui tengah menjalani proses renovasi. Beberapa pekerja las berada di bagian luar bangunan sebelum kejadian, namun tidak ada aktivitas apa pun di area dalam gudang saat api mulai membesar. Hari Setiawan (58), penjaga gudang, mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah dihubungi warga sekitar.

“Saya dapat kabar dari warga. Api munculnya di bagian pojok depan ruang penyimpanan,” ucapnya. Menurutnya, gudang dalam kondisi kosong saat kejadian. Yang kerja las hanya di depan bangunan. Di dalam banyak kardus berisi plastik dan itu mudah terbakar. Gudang terakhir ditutup sekitar jam empat sore.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran dan total kerugian yang ditimbulkan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran bermula dari aktivitas pengelasan di bagian depan gudang.

Peristiwa ini menyisakan banyak pertanyaan, terutama terkait prosedur keselamatan yang diterapkan di tempat tersebut. Para pekerja dan pemilik gudang juga sedang mempertimbangkan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *