oleh

Wabup Parigi Moutong Minta Guru Jangan Lakukan Kebiri Terhadap Siswa

-Berita-31 Dilihat
banner 468x60

Peran Guru dalam Membangun Karakter dan Masa Depan Anak

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menekankan pentingnya peran guru dalam mendidik anak-anak tanpa menghambat perkembangan mereka. Hal ini terkait dengan proses kenaikan kelas di setiap jenjang pendidikan.

Dia menyampaikan bahwa masih ada laporan mengenai siswa yang tidak naik kelas atau tertahan karena alasan yang dianggap tidak tepat. Oleh karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian serius seluruh satuan pendidikan.

banner 336x280

“Saya minta guru se-Kabupaten Parigi Moutong mendidik anak-anak kita dengan sungguh-sungguh, jangan kebiri anak-anak kita dalam proses belajar,” ujar Abdul Sahid saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam membangun karakter dan masa depan anak-anak. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan tidak boleh membuat mereka terhambat atau kehilangan motivasi.

Dia menegaskan bahwa kenaikan kelas seharusnya tidak menjadi momok bagi siswa. Tugas guru bukan sekadar menilai, tetapi juga membimbing agar semua anak dapat berkembang sesuai potensinya.

“Kalau mendidik anak, kalau bisa semuanya naik kelas, karena tugas guru adalah mengajar dan membimbing bukan menghambat perkembangan mereka,” tambahnya.

Abdul Sahid juga menyoroti adanya anggapan bahwa sebagian siswa hanya muncul kembali pada semester baru. Namun ia menekankan bahwa guru tetap harus menjalankan tugas profesional tanpa menjadikan hal itu hambatan.

Dia menilai, pembinaan terhadap siswa tetap harus dilakukan secara berkelanjutan agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan belajar.

“Tidak ada pernyataan bahwa nanti semester baru dia datang lalu dibiarkan begitu saja, saya tidak ingin mendengar alasan seperti itu terjadi di sekolah-sekolah,” tegasnya.

Abdul Sahid meminta para guru mengedepankan pendekatan pendidikan yang berorientasi pada pembinaan, bukan hukuman, agar anak tidak kehilangan kesempatan dalam mengembangkan diri.

Dia menekankan bahwa guru perlu memastikan proses belajar berlangsung adil, mencakup seluruh anak, tanpa terkecuali.

“Mari kita bergandengan tangan membangun pendidikan yang lebih baik di Parigi Moutong dengan peran guru bermutu dan profesional,” katanya.

Menurutnya, tenaga pendidik memiliki posisi strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang dimulai dari kontribusi nyata di tingkat daerah.

Dia mengatakan bahwa kualitas guru menjadi kunci utama dalam mencetak generasi yang unggul dan berkarakter kuat.

“Dengan guru bermutu, kita yakin dapat mewujudkan Indonesia Emas mulai dari kontribusi nyata di Kabupaten Parigi Moutong,” ucapnya.

Abdul Sahid juga meminta guru terus menebarkan inspirasi serta menjadi penggerak dalam perubahan positif di lingkungan sekolah.

Dia menegaskan bahwa pendidikan berkarakter harus menjadi inti dalam proses pembelajaran di seluruh sekolah.

“Jadilah teladan, menjadi penerang, penebar inspirasi, dan jangan pernah lelah dalam belajar serta mengajar untuk anak-anak kita,” pungkasnya.


banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *