Penyelidikan Terbaru Mengungkap Kegagalan Kepolisian dalam Tragedi Hillsborough
Lembaga Independen untuk Perilaku Kepolisian wilayah Inggris dan Wales (IOPC) baru saja merilis laporan terkini mengenai investigasi Tragedi Hillsborough. Laporan ini memperkuat temuan dari Laporan Panel Independen Hillsborough (HIP) yang diterbitkan pada 2012 silam. Tragedi Hillsborough adalah salah satu peristiwa paling buruk dalam sejarah sepak bola, di mana 97 suporter Liverpool tewas dalam pertandingan semifinal Piala FA melawan Nottingham Forest di Stadion Hillsborough, Sheffield, Inggris, pada 15 April 1989.
Dua penyelidikan terbaru ini mendukung Penyelidikan Goldring oleh Sir John Goldring pada tahun 2014 dan berakhir pada 2016. Penyelidikan tersebut mencakup ratusan jam rekaman audio-visual dan lebih dari satu juta halaman dokumen, yang menunjukkan bahwa semua korban tewas dalam tragedi tersebut dibunuh secara tidak sah.
Selain itu, penyelidikan tersebut juga tidak menemukan bukti yang mendukung pernyataan polisi bahwa perilaku para suporter menjadi faktor utama terjadinya tragedi. IOPC menyatakan bahwa Kepolisian South Yorkshire di Inggris gagal dalam beberapa aspek penting, termasuk perencanaan pertandingan, respons saat tragedi terjadi, serta penanganan para suporter dan keluarga yang trauma.
Apresiasi atas Dukungan Masyarakat
Wakil Direktur Jenderal IOPC Kathie Cashell mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung investigasi atas Tragedi Hillsborough. Ia menyampaikan apresiasinya kepada semua orang yang berbagi kisah pribadi mereka tentang apa yang terjadi pada tahun 1989 dan tahun-tahun setelahnya.
“Sebanyak 97 orang terbunuh secara tidak sah, keluarga mereka, para penyintas tragedi, dan semua terdampak begitu dalam, telah berulang kali dikecewakan—sebelum, selama, dan setelah peristiwa mengerikan hari itu,” tambahnya.
Cashell juga menjelaskan bahwa IOPC melakukan 161 investigasi terpisah terhadap 352 pengaduan dan masalah perilaku polisi. Lebih dari 100 pengaduan terkait dengan tindakan pejabat senior di Kepolisian South Yorkshire dan Kepolisian West Midlands, yang berperan penting dalam pengawasan pertandingan maupun terlibat dalam dampak tragedi.
Tanggung Jawab Polisi yang Terlibat
Dalam laporan tersebut, Cashell menyebutkan bahwa sebanyak 12 polisi bertanggung jawab atas pelanggaran berat. Di antaranya adalah Kepala Kepolisian South Yorkshire dan sembilan petugas lainnya, lalu asisten kepala Kepolisian West Midlands serta kepala detektif superintendent.
“Publikasi hari ini adalah puncak dari proses panjang, termasuk penyelidikan terpanjang dalam sejarah hukum Inggris dan sejumlah persidangan pidana, yang didukung oleh investigasi kami,” ucap Cashell.
Kesimpulan
Laporan IOPC ini menegaskan bahwa kegagalan sistematis dari pihak kepolisian berkontribusi besar terhadap Tragedi Hillsborough. Dengan temuan-temuan yang terus muncul, masyarakat dan keluarga korban berharap agar keadilan dapat ditegakkan dan langkah-langkah pencegahan serupa tidak terulang lagi di masa depan.














Komentar