BATAM, (SOROT1.ID) – Jarum jam menunjukkan pukul 01.00 WIB dini hari, Jumat (12/6/2026). Di saat sebagian besar warga Kecamatan Sekupang telah terlelap, sirene tipis dan lampu rotator biru khas Korps Bhayangkara mulai membelah keheningan malam.
Demi menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif, Polsek Sekupang Polresta Barelang kembali menerjunkan Tim Patroli Batara Biru.
Mengusung misi Cooling System, patroli skala rutin ini bergerak lincah mengantisipasi berbagai potensi kejahatan jalanan, premanisme, aksi balap liar, hingga ancaman klasik 3C: Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).
Di bawah komando langsung Kapolsek Sekupang, malam itu tugas preventif dipercayakan kepada duet personel tangguh, Aiptu Erik Estrada dan Bripda M. Raka Dwi Cahya. Sebelum roda mobil patroli berputar, kesiapan fisik personel dan kelaikan kendaraan dinas roda empat dipastikan lewat apel pengecekan yang ketat.
Bergerak secara taktis, Tim Batara Biru menyisir sejumlah wilayah strategis yang dinilai rawan potensi gangguan kamtibmas.
Rute patroli malam itu meliputi:
1. Sei Harapan & Tanjung Pinggir
2. Tiban Indah & Tiban Kampung/Tiban Lama
3. Tanjung Riau & Tiban Baru
4. Patam Lestari
Tidak sekadar melintas, petugas juga menyambangi pusat-pusat keramaian warga yang masih terjaga, pemukiman padat penduduk, tempat ibadah, hingga obyek vital yang memerlukan pengawasan ekstra.
”Kehadiran Polri di lapangan pada jam-jam rawan adalah kunci untuk membatasi ruang gerak pelaku kejahatan. Kami ingin memastikan masyarakat Sekupang merasa aman dan terlindungi,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait dalam keterangannya.
Ada yang menarik dari giat malam tersebut. Polsek Sekupang tidak hanya menerapkan metode represif-preventif, melainkan pendekatan dialogis yang humanis. Petugas turun langsung menyapa warga yang tengah ronda malam atau berada di luar rumah.
Selain memberikan imbauan kamtibmas, personel di lapangan juga mengingatkan warga untuk:
1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap gerak-gerik orang asing yang mencurigakan.
2. Memperhatikan faktor cuaca ekstrim yang belakangan ini kerap berubah sewaktu-waktu.
3. Aktif berkomunikasi dengan aparat penegak hukum demi memutus rantai kriminalitas.
Upaya jemput bola ini membuahkan hasil manis. Hingga fajar menyingsing, tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar yang kerap meresahkan remaja, maupun tindakan premanisme di jalanan. Kehadiran polisi di tengah malam terbukti ampuh mendongkrak rasa aman dan mempererat hubungan emosional antara warga dan Polri.
Hingga seluruh rangkaian patroli selesai, situasi di wilayah hukum Polsek Sekupang dilaporkan berada dalam keadaan yang aman, tertib, dan sangat kondusif. (Zul)
Editor : Ramadhan














Komentar