BATAM, (SOROT1.ID) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (RPP) APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025 pada Senin (15/6/2026).
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua II Budi Mardiyanto, SE, MM, dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda, SE. Agenda penting ini turut dihadiri oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat dari Lembaga Adat Melayu (LAM), serta unsur pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Mekanisme Efektif Penyampaian Pandangan Fraksi
Dalam pengantarnya, Ketua DPRD Batam Kamaluddin mengingatkan kembali bahwa pada 10 Juni 2026 lalu, Wali Kota Batam telah menyerahkan draf Ranperda RPP APBD TA 2025 kepada pihak legislatif.
“Hari ini fraksi-fraksi di DPRD Kota Batam akan menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Ranperda berkenaan,” tutur Kamaluddin.
Sebelum sesi penyampaian dimulai, pimpinan fraksi sempat melakukan koordinasi singkat selama lima menit di meja pimpinan untuk menyepakati mekanisme sidang. Guna efisiensi waktu, disepakati bahwa dokumen pandangan fraksi diserahkan secara tertulis, sementara poin-poin ringkas disampaikan langsung dari meja masing-masing fraksi.
Kompak Lanjut ke Tahap Berikutnya, Bertabur Pantun Khas Melayu
Penyampaian pandangan umum berjalan dinamis dan sarat akan budaya Melayu melalui bait-bait pantun yang dilontarkan para juru bicara fraksi:
-
Fraksi NasDem: Melalui juru bicara Arlon Verysto, menyatakan setuju agar pembahasan Ranperda dilanjutkan ke tahapan berikutnya, ditutup dengan penyerahan dokumen setelah berpantun.
-
Fraksi Partai Gerindra: Juru bicara Setia Putra Tarigan menyuarakan persetujuan senada sembari membacakan pantun penyejuk suasana:
“Air jernih dalam perigi, tempat mandi anak dara, mari kita bersatu hati, wujudkan Batam maju sejahtera.”
-
Fraksi Lainnya: Persetujuan bulat untuk melanjutkan pembahasan juga ditegaskan oleh Tapis Dabal Siahaan (Fraksi PDI Perjuangan), Jimi Siburian, SH (Fraksi Partai Golkar), Haji Sulaiman (Fraksi PKS), Amirsyah (Fraksi PKB), serta Safari Ramadhan selaku Ketua Fraksi gabungan PAN-Demokrat-PPP.
Sorotan Prestasi WTP 14 Kali Berturut-turut
Catatan khusus datang dari Fraksi gabungan Hanura-PSI-PKN. Melalui juru bicaranya, Sony Christanto, fraksi ini memberikan apresiasi tinggi atas capaian laporan keuangan Pemko Batam.
“Kami mengapresiasi raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-14 kali secara berturut-turut oleh Pemko Batam. Kami harap agar capaian ini terus ditingkatkan, baik dari sisi realisasi pendapatan maupun belanja agar dampak yang dirasakan masyarakat semakin besar. Kami setuju Ranperda ini dibahas bersama sesuai mekanisme,” tegas Sony.
Agenda Selanjutnya: Jawaban Wali Kota Batam
Setelah mengantongi seluruh dokumen pandangan umum dari sembilan fraksi, Ketua DPRD Batam Kamaluddin menutup rapat dengan mengumumkan lini masa tahapan berikutnya.
“Rapat paripurna dengan agenda tanggapan atau jawaban Wali Kota Batam dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026,” pungkas Kamaluddin.
Dengan ketukan palu sidang, Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batam TA 2025 resmi melaju ke tahapan pembahasan intensif selanjutnya sesuai tata tertib yang berlaku di DPRD Kota Batam. (Dan)
Editor : Ramadhan














Komentar