oleh

MSCI Pertahankan Saham Indonesia dalam Review Index Agustus 2026

-Ekonomi-3 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, (SOROT1.ID) – MSCI, penyedia indeks global, mengumumkan bahwa seluruh kebijakan pembatasan yang telah diterapkan sebelumnya akan tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan ini diambil dalam rangka pelaksanaan Review Agustus 2026, yang merupakan tindak lanjut dari hasil MSCI 2026 Market Classification Review.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis pada Selasa (7/7/2026), MSCI menyatakan bahwa pembekuan alias freeze terhadap saham Indonesia dalam MSCI Global Investable Market Indexes (GIMI) masih akan berlaku. Hal ini mencakup tidak adanya kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) maupun Number of Shares (NOS) untuk seluruh saham yang ada di pasar modal Indonesia.

banner 336x280

Selain itu, MSCI juga memastikan bahwa tidak akan ada penambahan saham baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Kebijakan ini menandai akhir dari peluang penambahan konstituen Indonesia dalam review Agustus tahun ini. Dengan demikian, saham-saham Indonesia tidak akan masuk dalam indeks tersebut dalam periode peninjauan yang sedang berlangsung.

MSCI juga mengonfirmasi bahwa tidak akan ada kenaikan kelas (upward migration) antarsegmen indeks. Artinya, saham-saham berkapitalisasi kecil di pasar Indonesia belum dapat naik ke indeks MSCI Global Standard dalam periode peninjauan tersebut. Keputusan ini menunjukkan bahwa status saham Indonesia dalam indeks global masih belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh MSCI.

Selanjutnya, MSCI akan tetap melakukan penghapusan saham yang termasuk dalam kerangka High Shareholding Concentration (HSC), sesuai dengan identifikasi yang dilakukan oleh otoritas Indonesia. Lembaga tersebut juga akan terus menggunakan data keterbukaan kepemilikan pemegang saham sebesar 1% untuk menyesuaikan estimasi free float apabila diperlukan.

Dalam pengumumannya, MSCI juga menyebutkan bahwa akan memberikan perkembangan terkini mengenai perlakuan terhadap pasar Indonesia dalam pelaksanaan MSCI Index Review November 2026. Hal ini menunjukkan bahwa proses evaluasi dan peninjauan terhadap pasar modal Indonesia akan terus berlanjut, meskipun saat ini masih dalam kondisi pembekuan.

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan MSCI dalam mengambil keputusan ini antara lain tingkat kepemilikan asing, struktur kepemilikan saham, serta peraturan pemerintah terkait keterbukaan pasar. Dengan tetap mempertahankan kebijakan pembekuan, MSCI menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia masih memerlukan penyesuaian lebih lanjut agar dapat memenuhi standar internasional.

Meski begitu, keputusan ini tidak sepenuhnya menutup peluang bagi pasar modal Indonesia untuk berkembang. Jika terdapat perubahan signifikan dalam regulasi atau struktur kepemilikan saham, MSCI kemungkinan akan meninjau ulang kebijakan tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun, sampai saat ini, semua kebijakan pembatasan tetap berlaku tanpa adanya perubahan. (Red)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *