Sorot1.id — Minggu (7/9/2025) pagi, Dataran Engku Putri dipenuhi oleh petugas kebersihan yang berbaris rapi. Bukan sekadar apel rutin, momen ini menjadi penegasan dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bahwa kebersihan adalah tanggung jawab moral seluruh warga, bukan hanya pemerintah.
Dalam amanatnya, Amsakar dengan gamblang mengungkapkan rasa malunya saat pejabat luar memuji kemajuan Batam, namun kemudian terkejut melihat tumpukan sampah.
“Awalnya bangga dengan kemajuan Batam, tapi persoalan sampah ini bikin kita malu,” ungkapnya.
Untuk mengatasi “rasa malu” ini, Amsakar menggarisbawahi pentingnya kolaborasi. Pemerintah telah menambah sarana dan prasarana. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.
“Mari kita bergerak bersama dan berhenti melakukan praktik-praktik yang menyimpang,” ajak Amsakar.
Ia juga menyoroti rendahnya capaian retribusi sampah dan meminta sistemnya dibenahi. Tak hanya itu, sebuah narahubung khusus akan dibuat agar masyarakat bisa melaporkan masalah sampah langsung kepada petugas.
Apel ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kesadaran kolektif. Pesan Amsakar jelas: Batam yang bersih dan molek adalah cerminan dari masyarakat yang peduli. (Zul)
Redaktur : Ramadan













Komentar