oleh

Rancangan APBD 2026 Kota Batam Ditetapkan, Fokus Lima Prioritas Pembangunan

-Pemko Batam-30 Dilihat
banner 468x60

Sorot1.id — Pemerintah Kota Batam telah secara resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam. Penyerahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna yang digelar Senin (8/9/2025).

Dalam pengesahan tersebut, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa penyusunan APBD 2026 berpedoman pada sejumlah peraturan, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020, serta diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam 2025–2030.

banner 336x280

Amsakar menyampaikan lima prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus utama dalam APBD 2026, yaitu:

* Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui program beasiswa, seragam sekolah gratis, pelatihan tenaga kerja, hingga pengembangan kompetensi di sektor pariwisata.

* Pembangunan infrastruktur perkotaan yang modern dan merata, mencakup penanganan banjir, layanan air bersih, hingga pembangunan jalan, jembatan, dan taman kota.

* Pemerataan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi, dengan program seperti subsidi bunga nol persen untuk UMKM, bantuan sosial bagi lansia, serta perlindungan sosial bagi pekerja rentan.

* Reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik, termasuk pemenuhan standar pelayanan minimum dan hibah untuk organisasi kemasyarakatan.

* Peningkatan daya saing daerah, melalui pembangunan infrastruktur pendukung investasi dan pengembangan pusat kebudayaan.

Detail Anggaran APBD 2026

Dalam Ranperda APBD 2026, total belanja daerah ditetapkan sebesar Rp4,738 triliun. Angka ini bersumber dari pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp4,622 triliun dan pembiayaan daerah sebesar Rp115,5 miliar dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya.

Pendapatan daerah tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,58 triliun dan pendapatan transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp2,04 triliun.

 

Rincian belanja daerah mencakup:

* Belanja operasi: Rp3,67 triliun
* Belanja modal: Rp1,04 triliun
* Belanja tidak terduga: Rp23 miliar

Amsakar menyatakan optimisme bahwa APBD 2026 dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, pemerataan kesejahteraan, dan peningkatan daya saing kota. Hal ini sejalan dengan visi Kota Batam untuk menjadi kota modern dan berdaya saing. (Zul)

Redaktur : Ramadan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *