Sorot1.id — Ratusan kepala sekolah di Batam mengikuti diskusi yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batam bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam. Pertemuan ini fokus pada pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar terhindar dari risiko hukum, termasuk tekanan dari oknum wartawan.
Acara yang berlangsung di Gedung Gurindam Kantor Disdik Batam, Sekupang, pada Selasa (16/9/2025) ini dihadiri sekitar 200 kepala sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMP Negeri.
Ketua PWI Batam, M. Khafy, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini diinisiasi setelah pihaknya menerima banyak keluhan dari para kepala sekolah. Mereka merasa resah akibat perilaku oknum wartawan yang seringkali memberitakan informasi tanpa konfirmasi atau bahkan mencoba memeras.
“Diskusi hari ini adalah puncak dari kegelisahan Bapak, Ibu Kepala Sekolah. PWI Batam merasa bertanggung jawab untuk menegakkan kode etik jurnalistik,” ujar Khafy.
Ia menambahkan, PWI siap menjadi mitra bagi para guru. Jika ada hal spesifik yang ingin disampaikan, kepala sekolah bisa menghubungi call center PWI Batam.
“Kami siap membentengi Bapak, Ibu semua. Kami akan mengonfirmasi setiap informasi untuk memastikan berita yang berimbang dan sesuai kode etik,” tegasnya.
Ketua PWI Kepri, Syaibansah, turut hadir dan memberikan penegasan serupa.
Ia meminta para kepala sekolah untuk tidak takut saat didatangi wartawan yang ingin mengonfirmasi berita.
“Tugas wartawan sesuai Undang-Undang Pers adalah mencari berita. Jadi, ketika wartawan datang, berikanlah penjelasan yang benar. Jangan takut,” katanya.
Syaibansah menekankan bahwa setiap wartawan wajib melakukan konfirmasi sebelum menerbitkan berita. Apabila produk jurnalistik yang dihasilkan tidak sesuai dengan fakta, kepala sekolah memiliki hak jawab untuk meluruskan informasi.
“Tugas wartawan itu hanya ada lima: mencari, mengumpulkan, mengolah, menulis, dan menjadikan produk jurnalistik. Tugas mereka bukan menjual kalender atau hal lainnya,” jelasnya, sekaligus mengingatkan bahwa setiap berita wajib dikonfirmasi sebelum diterbitkan.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Disdik Batam Hendri Arulan, Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Budi Santoso, perwakilan Kejaksaan Negeri Batam, serta perwakilan dari Inspektorat Batam. (Zul)
Redaktur : Ramadan














Komentar