oleh

Profil Wakil DRP RI Cucun Ahmad Syamsurijal: Dari Kader NU ke Arogansi di Rapat SPPG Daerah

-Berita-39 Dilihat
banner 468x60

Nama Cucun Ahmad Syamsurijal Kembali Jadi Sorotan

Nama Cucun Ahmad Syamsurijal kini kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Setelah dilantik sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029, ia justru mendapat perhatian karena sikapnya yang dianggap arogan dalam sebuah rapat konsolidasi SPPG di daerah kelahirannya sendiri.

Dari Bandung ke Panggung Nasional

Lahir di Bandung pada 8 November 1972, Cucun Ahmad Syamsurijal bukanlah sosok asing di dunia politik. Perjalanan karier politiknya dimulai dari kaderisasi di Nahdlatul Ulama (NU) sejak tahun 1998. Ia kemudian membangun jalur politiknya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

banner 336x280

Cucun telah tiga kali berturut-turut menjabat sebagai anggota DPR RI mewakili Dapil Jawa Barat II sebelum akhirnya naik jabatan menjadi pimpinan DPR. Karier legislatifnya juga mencakup berbagai komisi penting seperti Komisi IV (pertanian), Komisi V (infrastruktur), dan Komisi III (hukum dan HAM). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB.

Pendidikan dan Jejak Karier Legislatif

Sebagai seorang politisi, Cucun dikenal memiliki perhatian terhadap pendidikan. Ia menyandang gelar Doktor dalam Administrasi Publik dari Universitas Padjadjaran. Di DPR, ia aktif dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pemerintahan dan pembangunan.

Sorotan Terbaru: Sikap Arogansi di Rapat Konsolidasi

Namun, di tengah momen kenaikan jabatannya, Cucun justru mendapat sorotan publik karena sikapnya dalam rapat konsolidasi SPPG di Kabupaten Bandung. Dalam rapat yang seharusnya bersifat koordinatif, Cucun terlihat bersikap arogan dan memotong pembicaraan salah satu anggota rapat yang ingin menyampaikan solusi terkait kesulitan ahli gizi dalam mengisi posisi Ahli Gizi MBG.

Video yang beredar luas menunjukkan bahwa ia memberhentikan salah satu anggota rapat yang hadir saat menyampaikan solusi dalam kegiatan konsolidasi tersebut. Sikap ini menuai kritik pedas dari berbagai kalangan, yang menilai bahwa seorang pimpinan DPR seharusnya mampu menjadi contoh dalam berkomunikasi yang santun, terutama dengan jajaran pemerintah daerah.

Momen Refleksi untuk Pemimpin

Insiden ini memicu diskusi panas di media sosial dan platform berita. Banyak netizen yang menyayangkan sikapnya. Meskipun ada yang tidak setuju dengan kritik tersebut, kejadian ini menjadi ujian pertama bagi Citra Cucun di periode kerjanya yang baru.

Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa jabatan tinggi tidak serta merta memberi legitimasi untuk bersikap semena-mena. Sebagai wakil rakyat yang baru saja dilantik, Cucun diharapkan bisa lebih bijak dalam menyampaikan kritik dan menjaga etika komunikasi, khususnya dengan masyarakat.

Tantangan di Persimpangan Jalan

Cucun Ahmad Syamsurijal kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia memiliki rekam jejak panjang sebagai legislator berpengalaman. Di sisi lain, tindakannya dalam rapat SPPG meninggalkan catatan yang bisa mengganggu kredibilitasnya.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret berikutnya apakah ia akan merefleksikan sikapnya atau justru melanjutkan gaya kepemimpinan yang kontroversial.


banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *