Sorot1.id — Pembelajaran di luar kelas membawa siswa SMPIT Al-Farabi Kota Batam ke tempat yang jarang dikunjungi: Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam. Kunjungan edukasi pada Rabu (19/11) ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kedisiplinan, dan pentingnya memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum.
Di Aula Soekarno LPKA Batam, para siswa disambut oleh jajaran pegawai dalam suasana yang hangat. Kasi Pembinaan LPKA Batam, Arpiyanto, menyampaikan terima kasih atas inisiatif SMPIT Al-Farabi yang menjadikan LPKA sebagai sumber pembelajaran karakter yang nyata.
“Kunjungan ini bukan sekadar melihat, tetapi memahami. Kami ingin para siswa mengerti bagaimana kami berupaya membentuk perilaku positif dan memberikan pendidikan agar anak binaan siap kembali ke masyarakat,” jelas Arpiyanto.
Inti kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan mendalam dari Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas, Jupriadi. Ia menjelaskan berbagai program yang dijalankan LPKA, mulai dari pendidikan formal hingga pelatihan keterampilan praktis yang bertujuan menjadi bekal kemandirian anak binaan.
Para siswa SMPIT Al-Farabi merespons dengan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar upaya LPKA untuk:
* Menciptakan lingkungan yang humanis.
* Mengembangkan bakat dan minat anak binaan.
* Strategi pemberian ‘kesempatan kedua’ melalui pembinaan perilaku.
Kunjungan edukasi ini ditutup dengan tur lingkungan LPKA yang telah disiapkan, memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang bagaimana kehidupan anak binaan diatur secara aman, terarah, dan jauh dari kesan menyeramkan.
Diharapkan, melalui pengalaman langsung ini, para siswa SMPIT Al-Farabi dapat memetik pelajaran berharga tentang pentingnya mematuhi hukum, sekaligus menumbuhkan jiwa empati terhadap sesama, khususnya mereka yang sedang menjalani proses pembinaan.














Komentar