Sorot1.id — Rangkaian pelatihan agama Islam mengenai manasik haji bagi anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam resmi berakhir pada Kamis (20/11/2025). Sebagai penutup sekaligus evaluasi, kegiatan yang dibimbing oleh Ustad Suardi dan Ustad Mardianto ini ditutup dengan sesi cerdas cermat yang berlangsung sengit dan penuh antusiasme.
Anak-anak binaan dibagi menjadi tiga tim.A, B, dan C!untuk saling berkompetisi menguji pemahaman mereka seputar rukun haji, tata cara ibadah, hingga makna dan hikmah manasik. Dipandu oleh Ustad Mardianto sebagai pembaca soal dan Ustad Suardi sebagai korektor, suasana perlombaan terasa hidup.
Persaingan yang ketat menghasilkan urutan juara: Tim A berhasil menempati posisi pertama, diikuti Tim C sebagai juara kedua, dan Tim B di posisi ketiga. Namun, semangat dan kemampuan menyerap materi menjadi fokus utama, bukan sekadar kemenangan.
Di akhir acara, Ustad Suardi menyampaikan kekaguman atas hasil yang dicapai para peserta.
“Alhamdulillah, melalui cerdas cermat ini kami dapat mengevaluasi bahwa sekitar 90% anak binaan menerima dan memahami dengan baik materi yang telah disampaikan. Kemampuan mereka dalam menjawab soal bahkan melampaui ekspektasi kami,” ungkap Ustad Suardi.
Ia berharap ilmu yang didapat, terutama dari kombinasi materi tertulis dan praktik ibadah haji secara langsung, dapat diamalkan dan menjadi bekal spiritual bagi anak binaan di masa depan.
Para peserta sendiri mengakui bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat.
Metode interaktif dan kesempatan untuk mempraktikkan langsung tata cara haji membuat pemahaman mereka menjadi lebih utuh dan mudah dicerna.
Penutupan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan keagamaan di LPKA Batam dapat berjalan efektif dengan metode yang menyenangkan, interaktif, dan memberikan ruang bagi anak binaan untuk mengamalkan ilmunya, menjadikannya langkah kecil menuju perubahan positif dalam diri mereka.














Komentar