Perjalanan Cepat Fajar/Fikri Menuju BWF World Tour Finals 2025
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil meloloskan diri ke BWF World Tour Finals 2025 dalam waktu empat bulan sejak mereka ditandemkan pada Juli kemarin saat mengikuti Japan Open 2025. Kehadiran mereka di ajang bergengsi ini menjadi bukti bahwa pasangan yang baru berjalan selama beberapa bulan ini mampu menunjukkan performa luar biasa.
Fajar/Fikri terus berkembang pesat dengan mencapai perempat final Japan Open 2025 (Super 750), juara China Open 2025 (Super 1000), dan empat kali runner-up pada Korea Open, Denmark Open, French Open, dan Australian Open 2025. Mereka memperlihatkan ketajaman dan konsistensi dalam setiap pertandingan yang diikuti.
“Pertama bersyukur Alhamdulillah bisa tembus juga ke World Tour Finals. Ini juga tidak diduga karena dengan hanya ikut 8 pertandingan akhirnya bisa masuk dan hasilnya cukup baik jadi senang,” ujar Fikri ditemui di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Meski belum berhasil meraih gelar juara sejak China Open 2025, Fajar/Fikri tetap optimis dan terus berusaha untuk meningkatkan performa. Terbaru, mereka dikalahkan oleh junior sendiri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dengan skor 20-22, 21-10, 18-21.
“Hasilnya di luar ekspektasi dan memang tidak buruk juga. Jadi Alhamdulillah karena dengan persiapan dan target yang besar juga ingin tembus World Tour Finals cukup ada beban,” tambah Fikri.
“Tetapi, akhirnya kami bisa lewati satu persatu dan lawan yang dihadapi dari babak pertama hingga final tidak mudah. Mungkin di final bukan rezeki saya dan A’ Fajar dan kami juga sangat bangga yang bisa juara junior kami dari Indonesia juga.”
Persaingan Berat di World Tour Finals
Meski sudah lolos, perjuangan yang akan dihadapi ganda putra peringkat ke-11 dunia itu juga tidak mudah. “Yang pasti persaingan World Tour Finals ada 8 pasang ganda terbaik. Jadi, memang sangat tidak mudah. Kami harus lebih siap lagi dari segi fokus, mental, dan fisik harus ditingkatkan lagi. Itu tidak mudah dan kami akan terus berusaha,” tutur Fikri.
Menurut Fikri, peningkatan kualitas dirinya dan Fajar masih perlu dilakukan. “Kalau persiapan khusus tidak ada juga maksudnya seperti persiapan biasa. Yang pasti persiapan saya dan A’ Fajar agak berbeda karena saya lebih muda dan A’ Fajar usianya tidak semuda saya,” katanya.
Fikri juga mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan mereka adalah komunikasi yang baik. “Kunci bisa menanjak dari segi komunikasi, saya dan A’ Fajar sangat baik karena dari kecil sudah dibimbing oleh dia. Sudah diajari dan dikasih tahu apapun jadi kasarnya mau diomongin apapun saya terima karena kami sudah saling mengerti dan mengenal juga.”
Persiapan Menuju Indonesia Masters 2026
Fajar/Fikri juga akan menghadapi Indonesia Masters 2026, yang akan digelar pada 20-25 Januari mendatang. Fikri akan berduet pertama kali di Istora Senayan, Jakarta dengan Fajar.
“Indonesia Masters tahun depan konsep baru juga. Pasti akan lebih seru, lebih ramai. Yang pasti, saya ingin menampilkan yang terbaik. Semoga bisa menampilkan hasil terbaik untuk masyarakat Indonesia,” ucap Fikri.
“Beban pastinya selalu ada tinggal bagaimana cara kita mengatasinya dan memang pertama kali berpasangan dengan A’ Fajar sebagai tuan rumah.”
“Memang sangat excited saya juga sudah tidak sabar. Tetapi, jangan terlalu menggebu-gebu. Tetap harus bisa menjaga fokusnya semoga bisa dapat yang terbaik. Target? Pasti ingin juara, tetapi seperti yang sudah-sudah tidak mudah. Dari Super 500-1000 sama, lawannya itu-itu saja. Pemain terbaik turun.”















Komentar