oleh

Menjelang Lawan Leeds, Pep: Sebagai Penggemar, Saya Tidak Dukung Man City

-Berita-49 Dilihat
banner 468x60

Situasi yang Menghadang Manchester City dalam Persaingan Liga Inggris

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui bahwa saat ini timnya berada dalam situasi yang sangat menantang dalam persaingan memperebutkan gelar Liga Inggris musim 2025-2026. Setelah kekalahan dari Newcastle United pada akhir pekan lalu, Man City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen.

Dalam dua belas pertandingan awal musim ini, Arsenal hanya sekali kalah dan baru kebobolan enam kali. Hal ini membuat Guardiola mengakui bahwa The Gunners sangat sulit untuk dikejar. Ia menyatakan bahwa Man City tidak boleh kalah dalam pertandingan, karena itu adalah hal yang wajar. Menurutnya, Arsenal memiliki performa yang sangat solid dan mampu memenangkan pertandingan dengan cara yang sama seperti yang pernah dilakukan oleh Man City ketika melawan Liverpool.

banner 336x280

“Kami harus berada di posisi terbaik dan inilah yang akan kami coba lakukan,” ujarnya.

Momentum yang Hilang Usai Kalah dari Newcastle

Guardiola mengungkapkan bahwa sebelum laga melawan Newcastle, timnya sempat memiliki momentum yang kuat setelah meraih kemenangan beruntun atas Bournemouth dan Liverpool. Namun, kekalahan 2-1 dari Newcastle di St James’ Park kembali menghambat langkah Man City.

Meski demikian, Guardiola menegaskan bahwa performa timnya tidak buruk. Bahkan, mereka menciptakan lebih banyak peluang dibanding musim-musim sebelumnya di stadion yang sama. Ia menyampaikan bahwa kekalahan tersebut disebabkan oleh kesalahan dalam memanfaatkan peluang yang ada.

“Kami memilikinya sebelum jeda internasional, tetapi kami membuang peluang di Newcastle dengan agresi dan intensitas,” katanya.

“Kami bermain sangat bagus, kami menciptakan lebih banyak peluang di Newcastle dibandingkan musim-musim sebelumnya dan itu cukup bagus, tetapi kami kalah.”

Ia menambahkan bahwa sekarang timnya harus kembali mendapatkan momentum agar bisa mulai memenangkan pertandingan dan bertahan di jalur juara. “Musim masih panjang, jadi kami harus fokus dan bekerja keras,” tegasnya.

Pengakuan Pep Guardiola Usai Kalah dari Leverkusen

Kekecewaan Man City belum berakhir. Tim asuhan Guardiola dikalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-0 dalam pertandingan Liga Champions. Guardiola secara terbuka mengakui bahwa keputusan untuk melakukan rotasi hampir seluruh pemain adalah kesalahan. Ia juga mengungkapkan bahwa masalah lain muncul ketika para pemain mencoba membangkitkan semangat suporter di Etihad yang tampak kurang antusias.

Namun, Guardiola menolak menyalahkan para penggemar. Ia mengatakan bahwa sebagai seorang penggemar, ia tidak akan mendukung timnya jika bermain dengan cara yang tidak baik. Ia menegaskan bahwa dirinya sendiri yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.

“Saya tidak menyalahkan (mereka), saya menyalahkan diri saya sendiri,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang telah berusaha datang menonton timnya. “Para penggemar kami berusaha keras untuk datang menonton kami dan kami sangat berterima kasih,” katanya.

“Saya mengenal stadion ini karena saya sudah berada di sana selama bertahun-tahun. Jika Anda melakukan apa yang harus Anda lakukan, mereka ada di sana, dan inilah yang harus Anda coba lakukan,” pungkasnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *