Sorot1.id — Suara bising knalpot non-standar atau yang akrab disapa knalpot brong kerap menjadi pemicu utama kegaduhan di jalan raya, sekaligus menjadi modal utama bagi para remaja untuk menggelar aksi balap liar. Menanggapi keresahan masyarakat yang kian memuncak, jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sekupang mengambil langkah berani dengan memotong jalur peredaran knalpot bising tersebut langsung dari hulunya.
Pada Kamis (4/6/2026), korps baju cokelat Polsek Sekupang secara serentak mengepung sejumlah bengkel sepeda motor yang tersebar di wilayah Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Langkah ini dilakukan bukan melalui penindakan hukum secara represif, melainkan melalui pendekatan persuasif, sambang dialogis, dan sosialisasi intensif.
Operasi preventif ini berada di bawah tanggung jawab penuh Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, sebagai bagian dari strategi besar menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di Kota Batam agar tetap kondusif di tahun 2026.
Bergerak Serentak di Empat Kelurahan Strategis
Melalui instruksi satu komando, sejumlah personel Bhabinkamtibmas langsung turun ke wilayah binaan masing-masing untuk menemui para pemilik usaha bengkel dan mekanik. Mereka menjadi garda terdepan dalam mengedukasi pelaku usaha agar tidak lagi menjual maupun melayani pemasangan knalpot brong.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, berikut adalah rincian pergerakan para “Pahlawan Kamtibmas” Polsek Sekupang:
1. Wilayah Tiban Baru
Aiptu Indoludin menyambangi dua titik strategis, yakni Bengkel Vespa di kawasan Tiban Koperasi dan Bengkel Arumi Jaya Motor yang terletak di Pasar Tiban Selatan. Dalam dialog tersebut, kedua pemilik bengkel menyambut baik kedatangan petugas dan dengan sukarela menyatakan bahwa mereka tidak menyediakan ataupun menjual knalpot brong demi menjaga ketenteraman lingkungan sekitar.
2. Wilayah Tiban Indah
Pergeseran sasaran berlanjut ke Bengkel Putra di kawasan Tiban Sunday Park yang disambangi oleh Aiptu Nanda Suhanda. Di lokasi ini, petugas memberikan pemahaman mendalam bahwa knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis bawaan pabrik seringkali menjadi pemicu utama aksi balap liar remaja. Pemilik bengkel pun menandatangani komitmen moral untuk menolak segala bentuk modifikasi knalpot bising.
3. Wilayah Tanjung Riau
Sentuhan dialogis juga dilakukan oleh Aiptu Andi Wahyudi di Bengkel Motor Victoria. Selain menyuarakan deklarasi antikesepakatan knalpot brong, petugas juga menyelipkan edukasi terkait maraknya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Warga yang sedang menyervis motor diimbau untuk selalu waspada, memarkir kendaraan di tempat yang terpantau, serta menggunakan kunci pengaman ganda.
4. Wilayah Patam Lestari
Tak ketinggalan, Aipda Fajri bergerak menyisir Jalan Raya Tiban Mentarau untuk mendatangi Bengkel Motor Mas Purnomo. Pemilik bengkel dengan tegas menyampaikan dukungannya kepada institusi Polri dengan menolak melayani konsumen yang meminta pemasangan knalpot racing atau sejenisnya yang melanggar peraturan lalu lintas.
Knalpot Brong: Polusi Suara yang Memicu Gesekan Sosial
Kapolsek Sekupang KOMPOL Hippal Tua Sirait, S.H., M.H., melalui para Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong bukan sekadar masalah pelanggaran lalu lintas biasa. Dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan jauh lebih besar dan berbahaya.
“Suara bising dari knalpot brong ini memicu polusi suara yang mengganggu waktu istirahat warga, mengganggu kenyamanan bayi dan lansia, serta merusak fokus para pengguna jalan lain. Tidak jarang, gesekan sosial atau tawuran antarpemuda bermula dari saling geber knalpot brong di jalanan,” tegas Kompol Hippal.
Oleh karena itu, menggandeng para pemilik bengkel dianggap sebagai langkah paling efektif. Jika tidak ada lagi bengkel yang menjual atau bersedia memasang, maka ruang gerak para pengguna knalpot brong dengan sendirinya akan mempersempit.
Membangun Sinergi demi Rasa Aman Bermasyarakat
Melalui kegiatan sambang yang humanis ini, Polsek Sekupang berharap dapat membangun benteng pertahanan Kamtibmas yang kokoh berbasis masyarakat. Respons positif dan komitmen yang ditunjukkan oleh para pelaku usaha bengkel di Sekupang menjadi bukti nyata bahwa masyarakat merindukan ketenteraman jalanan.
Kehadiran aktif jajaran kepolisian di tengah-tengah denyut nadi ekonomi masyarakat bawah ini terbukti ampuh memberikan rasa aman dan nyaman secara langsung. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menekan angka pelanggaran lalu lintas dan balap liar, tetapi juga terus memupuk tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap dedikasi Polri dalam mengayomi masyarakat. (Zul)
Editor : Ramadhan














Komentar