oleh

Mengurus Paspor Sambil Rekreasi: Sensasi Layanan Sabtu Simpatik Imigrasi Batam di Pusat Hiburan

banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Bagi sebagian besar masyarakat urban di Kota Batam, akhir pekan adalah waktu yang sakral untuk melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan dan berkumpul bersama keluarga. Mengorbankan waktu libur sabtu untuk mengurus administrasi birokrasi sering kali menjadi pilihan terakhir yang dihindari. Namun, suasana berbeda justru terlihat di Unit Layanan Paspor (ULP) Harbour Bay dan ULP Mal Botania 2 (MB2) pada Sabtu (11/7/2026).

Ratusan warga Batam tampak mengantre dengan rapi dan wajah ceria. Pagi itu, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali menggelar inovasi berkala bertajuk “Paspor Simpatik”. Sebuah program pelayanan paspor di luar hari kerja yang didesain ramah, fleksibel, dan jauh dari kesan kaku.

banner 336x280

Menariknya, lokasi ULP sengaja ditempatkan di kawasan yang juga menjadi pusat wisata kuliner dan perbelanjaan. Alhasil, para pemohon bisa memadukan urusan paspor dengan agenda rekreasi akhir pekan keluarga.

Terobosan jemput bola ini langsung diserbu oleh masyarakat. Sejak loket pelayanan dibuka, antusiasme warga di dua titik strategis tersebut terlihat cukup tinggi. Imigrasi Batam sendiri telah menyiapkan total kuota sebanyak 400 slot khusus untuk permohonan Paspor Elektronik (E-Paspor). Guna memberikan keadilan akses, kuota tersebut dibagi rata menjadi 200 kuota untuk pemohon walk-in (datang langsung) dan 200 kuota melalui antrean digital di aplikasi M-Paspor.

Hingga sore hari, tercatat ada 108 pemohon yang berhasil dilayani dengan mulus di ULP Harbour Bay, sebuah kawasan yang terkenal dengan pemandangan laut dan pusat kulinernya. Sementara itu, di ULP Mal Botania 2 yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan terpadu di Batam Center, petugas berhasil merampungkan permohonan dari 82 warga.

Meski ramai dikunjungi, suasana pelayanan tetap berjalan kondusif. Mulai dari tahapan awal pemeriksaan keabsahan dokumen, sesi wawancara yang humanis, pengambilan foto, hingga perekaman data biometrik, semuanya berjalan tertib sesuai nomor urut antrean. Setelah melengkapi berkas, warga bisa langsung melanjutkan aktivitas belanja atau makan siang bersama keluarga di sekitar lokasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menjelaskan bahwa esensi dari Paspor Simpatik adalah menghadirkan negara di saat masyarakat membutuhkannya. Layanan ini menjadi jawaban konkret atas aspirasi para pekerja industri maupun profesional di Batam yang tidak memiliki kelonggaran waktu pada hari kerja reguler.

“Kami ingin memastikan setiap masyarakat memperoleh akses layanan paspor yang mudah dan nyaman. Sehingga kemudahan akses ini juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja. Imigrasi Batam akan terus berupaya menghadirkan layanan keimigrasian yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya melalui keterangan resminya, Senin (13/7/2026).

Semua berkas yang telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dipastikan akan langsung masuk ke sistem pusat untuk diproses cetak sesuai dengan ketentuan hukum keimigrasian yang berlaku.

Keberhasilan pelaksanaan Paspor Simpatik ini tidak lepas dari komitmen jajaran Imigrasi Batam dalam mengimplementasikan instruksi harian Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Dirjen Imigrasi secara konsisten menekankan pentingnya mendongkrak kualitas pelayanan publik lewat tiga pilar utama: cepat, tepat, dan transparan.

Melalui nafas gerakan “Imigrasi untuk Rakyat”, institusi kepabeanan dan keimigrasian ini sukses mengubah stigma birokrasi yang rumit menjadi sebuah pengalaman pelayanan yang menyenangkan. Langkah adaptif dan penuh akuntabilitas ini diharapkan terus berlanjut ke depan, menjadikan Imigrasi Batam sebagai salah satu barometer pelayanan publik terbaik di Provinsi Kepulauan Riau. (*/Zul)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *