oleh

Dendang Melayu Resmi Dikelola Swasta: Pemko Batam Targetkan Peningkatan PAD dan Sektor Pariwisata

-Pemko Batam-10 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Kawasan Wisata Dendang Melayu siap bersolek. Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menyerahkan pengelolaan kawasan tersebut kepada PT Vendoor Mebelia Indonesia (VMI) melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (16/7/2026).

Langkah ini diambil Pemko Batam sebagai strategi optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) agar lebih produktif dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, dan Plt. Direktur PT VMI, Meddy.

banner 336x280

Firmansyah menjelaskan bahwa kerja sama pemanfaatan aset seluas 4,31 hektare ini merupakan hasil pendampingan intensif dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Dengan skema ini, aset yang sebelumnya kurang optimal kini memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi.

“Sebelum kesepakatan ini resmi, pihak PT VMI telah menunjukkan komitmennya dengan melakukan penyetoran awal ke kas daerah sebesar Rp598 juta. Kami ingin aset ini benar-benar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Batam,” tegas Firmansyah.

Selama masa kontrak 30 tahun, PT Vendoor Mebelia Indonesia akan melakukan pengembangan kawasan secara menyeluruh. Fokus utama mencakup pembangunan sarana dan prasarana pariwisata yang modern, yang diharapkan dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Meddy, Plt. Direktur PT VMI, menyambut baik amanah tersebut. Pihaknya berjanji akan mengelola kawasan ini dengan standar tinggi guna menciptakan destinasi yang mampu bersaing di kancah pariwisata regional.

“Kami menyadari besarnya potensi Dendang Melayu. Kami berkomitmen untuk mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Meddy.

Keberhasilan pengelolaan aset ini mempertegas komitmen Pemko Batam, di bawah arahan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan aset yang transparan.

Dengan menggandeng sektor swasta melalui skema yang tepat, Pemko Batam optimistis dapat menata wajah kota menjadi lebih estetik dan bernilai ekonomi tinggi. Pengembangan Kawasan Dendang Melayu kini diharapkan mampu menjadi pendukung utama sektor pariwisata Batam, sejalan dengan visi daerah untuk memperkuat ekonomi melalui sektor jasa dan wisata. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *