Sorot1.id — Dunia balap motor Indonesia bergemuruh! Pebalap muda binaan Astra Honda, Veda Ega Pratama, berhasil mengunci posisi runner-up di ajang balap bergengsi dunia, Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) 2025. Perjuangan penuh drama di seri penutup di Misano World Circuit Marco Simoncelli, San Marino, pada Minggu (14/9/2025) kemarin, menjadi saksi bisu capaian gemilang ini.
Veda Ega Pratama, yang memulai balapan dari posisi kedua, menunjukkan performa luar biasa sejak awal Race 1.
Ia terus menempel ketat pebalap terdepan, namun sayang, di empat lap terakhir, Veda harus terjatuh akibat senggolan dengan pebalap lain, membuatnya gagal finis.
Meski demikian, Veda tak patah semangat. Pada Race 2, ia kembali tampil habis-habisan.
Ia berjuang keras untuk mengejar posisi terdepan. Momen penentu terjadi di lap kedelapan ketika pesaing utamanya terjatuh, secara otomatis mengunci gelar runner-up bagi Veda. Meski harus menerima penalti di akhir balapan yang membuatnya finis di posisi kelima, capaian ini sudah lebih dari cukup untuk menempatkannya sebagai salah satu pebalap muda terbaik dunia.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mencapai ini. Terima kasih kepada Astra Honda, keluarga, dan seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan luar biasa. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga,” ujar Veda, peraih gelar juara Asia Talent Cup 2023, melalui keterangannya kepada Sorot1.id, Senin (15/9/2025).
M. Kiandra Ramadhipa: Bintang Rookie yang Bersinar
Tak hanya Veda, pebalap muda Indonesia lainnya, M. Kiandra Ramadhipa, juga mencuri perhatian. Sebagai rookie, Ramadhipa menunjukkan performa yang sangat kompetitif. Ia finis di posisi kelima pada Race 1 dan ketujuh pada Race 2. Capaian ini mengantarkannya ke posisi delapan besar klasemen akhir RBRC dengan 102 poin, sebuah prestasi yang patut dibanggakan di tahun pertamanya.
Prestasi di Tanah Air: Arsenio Algifari Jaga Asa Juara Nasional
Kabar baik juga datang dari ajang balap nasional. Di Kejurnas Motocross Indonesia 2025 seri keenam, pebalap AHRT Arsenio Algifari berhasil meraih podium ketiga. Hasil ini membuatnya tetap menjaga peluang untuk merebut gelar juara nasional di kelas MX2. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan pebalap muda Indonesia berjalan dengan baik, baik di level internasional maupun domestik. (Zul)
Redaktur : Ramadan




















Komentar