oleh

Banjir Batam: Komisi III DPRD Desak Solusi Cepat untuk Bambu Kuning dan Sierra

-DPRD Batam-25 Dilihat
banner 468x60

Sorot1.id — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang mendesak, Kamis (2/10/2025).

 

banner 336x280

Rapat ini fokus membahas persoalan banjir yang rutin melanda Perumahan Bambu Kuning dan Perumahan Sierra, yang berlokasi di Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji.

 

Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Muhammad Rudi ST, didampingi anggota dewan, RDPU ini dihadiri oleh perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Bina Marga & Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan). Turut hadir pula aparatur pemerintahan setempat dan perwakilan warga terdampak.

 

Dalam pertemuan tersebut, warga secara lugas menyampaikan keluhan mereka karena permukiman mereka kerap terendam banjir setiap kali hujan deras turun. Pihak kelurahan juga membenarkan bahwa kondisi rawan banjir ini sudah berlangsung cukup lama.

 

Sementara itu, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memaparkan beberapa penyebab utama banjir, di antaranya:

  1. Saluran drainase yang tidak lagi mampu menampung debit air akibat semakin padatnya pemukiman.
  2. Persoalan sampah yang sering menyumbat aliran air, memperparah genangan.

 

Menanggapi keluhan dan temuan di lapangan, Ketua Komisi III Muhammad Rudi menegaskan bahwa penanganan banjir merupakan fokus utama pemerintahan saat ini. Rudi menekankan perlunya solusi yang komprehensif dan terpadu.

 

Solusi tersebut tidak hanya terbatas pada perbaikan teknis drainase dan pengelolaan sampah, tetapi juga mencakup keterlibatan aktif masyarakat untuk menjaga agar saluran air tidak terhalang oleh bangunan liar atau sampah.

 

“Terlebih di musim hujan ini, perlu langkah antisipasi cepat agar jangan sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda,” tegas Rudi.

 

Sebagai tindak lanjut, Komisi III DPRD Batam meminta seluruh OPD terkait segera mengambil tindakan nyata. Tindakan prioritas termasuk pembersihan drainase yang tersumbat dan melakukan upaya teknis lainnya untuk memastikan aliran air di kawasan Bambu Kuning dan Sierra berjalan lancar, demi mencegah kerugian lebih lanjut akibat banjir. (Zul)

 

Redaktur : Ramadan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *