oleh

Tujuh Inovasi Posyandu Kasih Bunda Bintan Guncang Nasional, Jadi Wakil Kepri di Ajang Posyandu Berprestasi 2025

banner 468x60

Sorot1.id — Prestasi membanggakan kembali diukir Kabupaten Bintan. Posyandu Kasih Bunda dari Kelurahan Tanjung Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, berhasil menembus nominasi Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2025.

Posyandu yang diketuai oleh Yulian Yuliani ini kini menjadi satu-satunya wakil Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), bersaing dengan Posyandu-Posyandu terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.

banner 336x280

Posyandu Kasih Bunda mendapat apresiasi tinggi berkat konsistensi dan tujuh inovasi kreatifnya dalam menjawab isu-isu strategis kesehatan masyarakat, terutama dalam percepatan penurunan stunting.

Dua dari tujuh inovasi unggulan Posyandu Kasih Bunda menjadi perhatian utama tim penilai pusat saat sesi presentasi virtual pada Kamis sore (16/10/2025) di Gedung Daerah Kepri.

Inovasi tersebut adalah SAPO TAHU dan GERJEB, yang keduanya sejalan dengan amanat Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

1. SAPO TAHU (Sayuran Hidroponik untuk Ketahanan Pangan Keluarga): Inovasi ini fokus pada peningkatan asupan nutrisi segar bagi balita yang terindikasi stunting. Dengan pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal, kader Posyandu mengajak keluarga menanam sayuran hidroponik di pekarangan rumah, memastikan ketersediaan gizi langsung dari sumber terdekat.

2. GERJEB (Gerakan Jemput Balita): Gerakan ini berhasil menunjukkan dampak luar biasa dengan meningkatkan tingkat kunjungan balita ke Posyandu hingga 98 persen. Bahkan, untuk 2 persen sisanya, kader Posyandu aktif melakukan intervensi “jemput bola” dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk penimbangan, pengukuran, serta pemantauan tumbuh kembang anak.

Selain SAPO TAHU dan GERJEB, Posyandu Kasih Bunda juga memiliki lima inovasi lain yang turut andil dalam prestasi ini: GEBER SEHAT (Gerakan Bersama Senam Sehat), RAJAS (Ramuan Jamu Sehat), GERMAS TAN (Gerakan Masyarakat Tanam), GERSAYBU (Gerakan Sayang Ibu), dan pemberian Reward bagi balita yang lulus ASI Eksklusif.

Hafizha, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bintan, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini.

“Ini kebanggaan untuk seluruh kader Posyandu di Bintan. Semua inovasi termasuk capaian tadi sudah dipaparkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan masuk nominasi nasional ini bukanlah akhir, melainkan penambah semangat untuk terus meningkatkan mutu pelayanan serta edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui inovasi dan terobosan yang berkelanjutan.

“Apa pun hasilnya, seluruh Posyandu di Bintan tetap berkomitmen meningkatkan pelayanan,” tegas Hafizha. (Ucok)

Redaktur : Ramadan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *