JAKARTA, (SOROT1.ID) — Persiapan matang terus digeber oleh jajaran pelatih Timnas Voli Putra Indonesia jelang bergulirnya putaran kedua SEA V Cup 2026 yang dihelat di Jakarta mulai Rabu (22/7/2026). Menyusul hasil evaluasi menyeluruh pasca finis sebagai runner-up di putaran pertama lalu, Timnas Garuda resmi memanggil amunisi baru, Luvi Febrian Nugraha, untuk memperkuat lini serang.
Pemain muda berbakat kelahiran 14 Februari 2004 tersebut dipanggil guna mengisi posisi outside hitter, sekaligus diplot sebagai solusi strategis untuk menggantikan Doni Haryono yang masih harus menjalani masa pemulihan akibat cedera bahu.
Asisten Pelatih Timnas Voli Putra, Nur ‘Nurwe’ Widayanto, mengungkapkan bahwa pemanggilan Luvi merupakan bagian dari langkah taktis staf kepelatihan di bawah komando Reidel Toiran. Menurutnya, meskipun Indonesia memiliki stok outside hitter yang melimpah, kehadiran pemain-pemain dengan kondisi fisik prima menjadi kunci penting untuk menghadapi ketatnya persaingan di putaran kedua ini.
“Kami punya stok outside hitter yang melimpah. Jadi, kami perlu mencoba. Pertimbangan lainnya juga karena Doni belum fit dari cedera bahu,” jelas Nurwe.
Sebelumnya, tim kepelatihan juga telah memanggil Sigit Ardian guna memperkokoh daya gedor skuad Garuda. Langkah bongkar pasang dan penyegaran pemain ini tidak terlepas dari hasil evaluasi mendalam usai kekalahan dramatis 2-3 dari Kamboja pada partai puncak putaran pertama. Seluruh aspek—mulai dari strategi permainan, ketahanan fisik, hingga koordinasi antarlini—dianalisis secara ketat demi mendongkrak performa tim.
Kehadiran Luvi Febrian Nugraha di tengah skuad utama dinilai membawa angin segar dan dimensi permainan baru bagi Timnas Voli Putra Indonesia. Ajang SEA V Cup 2026 putaran kedua ini sekaligus menjadi panggung emas bagi para pemain muda untuk membuktikan kapasitas terbaik mereka di level internasional.
Dengan komposisi tim yang lebih segar, matang, dan penuh semangat juang, Timnas Voli Putra Indonesia siap bangkit dan bertekad merebut hasil terbaik demi mengharumkan nama bangsa di hadapan publik sendiri. (Red)
Editor : Ramadhan














Komentar