Sorot1.id — Proses pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam semakin diperkaya dengan nilai-nilai agama. Bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, LPKA sukses menyelenggarakan Kelas Tilawah Intensif yang berlangsung dari 29 September hingga 23 Oktober 2025.
Fokus utama dari kegiatan yang dipusatkan di Ruang Ki Hajar Dewantara ini adalah peningkatan kualitas spiritual dan kemampuan membaca Al-Qur’an anak binaan hingga pada level seni.
Dibimbing langsung oleh Ustaz Muhammad Yusuf, seorang ahli dari Kemenag Kota Batam, materi yang diberikan tak hanya berkutat pada pengenalan huruf dan kaidah tajwid yang benar. Lebih jauh, para peserta juga secara mendalam diajarkan tentang tujuh maqam atau tangga nada dalam seni membaca Al-Qur’an.
“Ini adalah upaya kami untuk memberikan bekal maksimal. Anak-anak tidak hanya bisa membaca, tetapi juga dapat melantunkan firman Allah dengan indah dan meresap, menjadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hati,” jelas Ustaz Yusuf.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh anak binaan sepanjang kelas. Mereka mengikuti sesi pembelajaran yang interaktif—dari mencontoh bacaan hingga aktif berlatih memperbaiki intonasi dan tajwid secara bergantian. Suasana di ruang kelas penuh semangat, di mana setiap anak binaan termotivasi untuk menghasilkan lantunan ayat suci yang paling merdu.
Rangkaian Kelas Tilawah ini ditutup dengan sesi kuis yang sekaligus menjadi evaluasi akhir. Sesi ini dirancang untuk menguji sejauh mana penguasaan anak binaan terhadap kaidah tajwid serta kemampuan mereka dalam menerapkan tujuh maqam yang telah diajarkan.
Melalui program kolaboratif antara LPKA Batam dan Kemenag Kota Batam ini, diharapkan anak binaan memiliki bekal agama yang kuat. Kemampuan tilawah yang baik ini diharapkan menjadi pondasi spiritual yang bermanfaat dalam membentuk karakter, meningkatkan ketakwaan, dan membimbing mereka menuju kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. (Zul)
Redaktur : Ramadan














Komentar