oleh

Padang Miliki Pabrik Rendang Siap Saji

-Berita-23 Dilihat
banner 468x60



PADANG,

Di balik aroma bumbu khas Minangkabau yang menggugah selera, Kota Padang kini memiliki kebanggaan baru: Sentra Rendang, pusat produksi rendang yang menjadi wadah bagi sejumlah pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

Tujuan Pembangunan Sentra Rendang

Ketua Tim Sentra Rendang sekaligus Penyuluh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ahli Muda, Rahmiati Kahar, menjelaskan bahwa pembangunan Sentra IKM ini diajukan sejak 2015, namun baru terealisasi pada 2025 sebagai Sentra Rendang.

banner 336x280

Tujuan dari tempat produksi ini adalah memberikan fasilitas kepada IKM agar produk yang dihasilkan terstandar. Selain itu, para pelaku usaha juga lebih mudah mendapatkan izin edar MD (makanan dalam negeri).

Saat ini, ada tujuh merek makanan yang memproduksi rendang kemasan di Sentra Rendang, yaitu Siti Nurbaya Food (PT Karya Bagus Indonesia), Asese, Katuju (CV Kuliner Makmur Sejahtera), Ikaboga, Yonica, Ratu (PT Ratu Golden Global), dan Faghaz (CV Faghaz).

Tidak semua merek rendang kemasan menggunakan dapur di Sentra Rendang setiap hari. Hanya Siti Nurbaya Food dan Katuju yang rutin memproduksi rendang setiap hari. Sementara sisanya biasa memproduksi rendang sebulan sekali, sesuai permintaan pasar.

Jenis Rendang yang Diproduksi

Rendang kemasan yang diproduksi di Sentra Rendang terdiri dari berbagai varian, seperti:

Rendang daging sapi

Bumbu rendang

Rendang daging suwir

Rendang ayam suwir

Rendang daging dan kentang

Ayam asam manis dan kentang

* Pasta rendang

Teknologi Kemasan Retort

Rendang kemasan yang diproduksi bukanlah rendang beku (frozen), melainkan rendang kemasan retort.

Retort merupakan jenis kemasan yang digunakan untuk memperpanjang masa simpan makanan melalui suhu dan tekanan tinggi dalam wadah tertutup. Dengan demikian, rendang kemasan dapat disimpan hingga satu tahun tanpa perlu masuk kulkas maupun freezer.

Teknologi kemasan retort menjadi salah satu syarat makanan kemasan mendapatkan izin edar MD yang diterbitkan BPOM. Oleh karena itu, para produsen rendang kemasan wajib melalui program manajemen risiko.

“Kalau mau mendapatkan izin edar MD, mereka harus memperbaiki tempat produksi yang memakan biaya besar. Jadi di tahun 2015, kami ajukan Sentra IKM, lalu berlanjut pengajuan pada 2017,” kata Rahmiati.

Pengembangan Sentra Rendang

Pada 2021, Sentra Rendang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perindustrian untuk membangun kantor, tempat produksi, hingga gedung promosi.

Sentra Rendang kembali mendapatkan DAK pada 2022 yang digunakan untuk pembangunan Rumah Kemasan di Sentra Rendang.

“Di tahun 2024, setelah kami melakukan konsultasi dengan konsultan yang berasal dari Kementerian, tenaga ahli dari Kementerian, ternyata harus ada penambahan di sana-sini,” kata Rahmiati.

“Jadi kami menambahkan akses di gedung-gedung, seperti plafon, lantai, dan sebagainya untuk mendukung keamanan pangan,” tambah dia.

Fasilitas di Sentra Rendang

Selama kunjungan Familiarization Trip Kementerian Pariwisata RI bersama Travel Agent Malaysia ke Sumatera Barat, Kamis (30/10/2025), tamu berkesempatan masuk ke dalam dapur Sentra Rendang.

Lokasi Sentra Rendang berada di Lubuk Buaya, Koto Tangah, Kota Padang City, Sumatera Barat.

Terdapat tiga bangunan terpisah, yakni:

Gedung utama (tempat produksi)

Rumah kemasan

* Kantor

Kantor berfungsi sebagai tempat menerima tamu atau kunjungan serta ruang pertemuan, sementara rumah kemasan berguna sebagai toko untuk menjual berbagai merek rendang kemasan.

Dapur sebagai tempat produksi atau bangunan utama dari Sentra Rendang di Kota Padang.

Terdapat sembilan dapur di dalam Sentra Rendang. Delapan di antaranya merupakan tempat memasak rendang dengan berkapasitas 28 kilogram. Sementara satu dapur dirancang khusus untuk memasak rendang dengan kapasitas total 400 kilogram.

Sentra Rendang ini juga memiliki ruang pra-persiapan (penyimpanan bahan baku), ruang mesin dan peralatan, ruang santan, dapur masak, ruang kemas primer, ruang thawing, dan area retort.

Proses Produksi dan Pengemasan

Produksi rendang kemasan di Sentra Rendang berlangsung sejak pagi hingga siang hari.

Saat kunjungan, terlihat hanya ada satu proses memasak rendang di dapur berkapasitas 28 kilogram. Seorang pekerja sedang memasak rendang sebanyak 10 kilogram.

Tamub juga sempat melihat pengemasan rendang di tempat ini menggunakan vakum.

“Setiap kemasan rendang bobotnya 250 gram. Satu potongan daging rendang sekitar 50 gram,” kata Humas Sentra Rendang, Melisa Komala Sari.

Satu kemasan rendang 250 gram dijual seharga mulai Rp 95.000. Usai ditimbang sesuai bobot, kemasan rendang divakum dan siap melalui proses retort di akhir proses.

“Di final itu proses sterilisasi menggunakan suhu dan tekanan tinggi yang terkunci sehingga bakal bakteri mikroba itu mati dan produk tahan sampai 13 bulan,” pungkas Melisa.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *