oleh

Primbon Jawa: Arti Kelahiran 12 Agustus 2001 Berdasarkan Wuku dan Weton

-Berita-25 Dilihat
banner 468x60

Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran Tanggal 12 Agustus 2001

Primbon Jawa, yang merupakan kitab warisan nenek moyang, memiliki makna khusus bagi seseorang yang lahir pada tanggal tertentu. Dalam hal ini, orang yang lahir pada tanggal 12 Agustus 2001 memiliki arti unik jika dilihat melalui perhitungan wuku dan weton. Ramalan ini mencakup berbagai aspek kehidupan seperti watak, pergaulan, harta atau rezeki, jodoh, kecocokan dalam pekerjaan, serta sifat dan perilaku.

Primbon Jawa sering dipercaya oleh masyarakat Jawa bahkan di luar Pulau Jawa sebagai cara mengetahui keberuntungan di masa depan. Meski hanya ramalan, banyak orang tetap mempercayai proses kehidupan yang dihitung berdasarkan perhitungan wuku dan weton. Kitab ini juga menjadi pedoman atau acuan dalam menentukan tindakan atau sikap dalam beraktivitas.

banner 336x280

Beberapa kitab Primbon Jawa telah disimpan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Di antaranya adalah Kitab Ta’bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.

Berikut adalah ramalan Primbon Jawa untuk kelahiran 12 Agustus 2001:

Waktu Kelahiran

  • Tanggal Masehi: 12 Agustus 2001, Minggu Radite
  • Tanggal Jawa: 22 Jumadil Awal 1934, Minggu Kliwon
  • Tanggal Hijriah: 22 Jumadil Ula 1422

Watak Berdasarkan Weton

  • Dina (Hari): Minggu
  • Tekun mandiri, berwibawa.
  • Pasaran (Pasaran): Kliwon
  • Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
  • Haståwårå/Padewan: Rudra
  • Angker berwibawa, kejam.
  • Sadwårå: Uwas
  • (Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
  • Sångåwårå/Padangon: Wurung
  • (Api) Tidak sabaran, bersemangat dalam mencapai cita-cita.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Lebu Katiyub Angin
  • Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.
  • Rakam: Mantri Sinaroja
  • Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
  • Paarasan: Lakuning Lintang
  • Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.

Watak Berdasarkan Wuku

  • Dewa Bumi: Bethara Bayu.
  • Burungnya Branjangan: suka membuat perkara.
  • Umbul-umbulnya ada di belakang: Keberuntungannya jatuh belakangan.
  • Gedhongnya didepan: suka memamerkan kekayaannya.
  • Wuku Tolu: angkuh dan susah dilayani kemauannya.
  • Aralnya: kena gigitan taring dan sengat.
  • Sedekah / sesaji: Nasi uduk dang-dangan beras senilai zakat fitrah lauknya ayam dilembaran.
  • Do’anya: Kabul, slawatnya : 4 ketheng.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat laut menghadap tenggara.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian kearah barat laut.
  • Tolu pasarean kehing wuku: Tolu kuburan semua wuku (minggu).
  • Wuku Tolu baik untuk: mencari nafkah, mengobati orang sakit, menanam pindah tempat, mantu.
  • Tidak baik untuk: berkhianat, berjudi, memanen buah-buahan yang pohonnya tinggi (palakirna).

Primbon Jawa memberikan informasi tentang karakter, nasib, serta perjalanan hidup seseorang melalui perhitungan tradisional Jawa. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang diri sendiri.

Namun, penting untuk tetap bijak dalam menyikapi ramalan ini. Jadikanlah sebagai referensi tambahan untuk mengenal diri lebih baik. Semoga bermanfaat!

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *