oleh

Keluarga Hilang di Aceh, Dedi Mulyadi Sewa Pesawat Cari, Lanjut Bantu

-Berita-27 Dilihat
banner 468x60

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Terlibat dalam Bantuan Korban Banjir di Aceh

Keluarga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengalami kehilangan salah satu anggota mereka setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda wilayah Sumatera. Saat ini, anggota keluarga tersebut masih hilang kontak di Aceh, yang memicu kecemasan mendalam bagi seluruh keluarga besar di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa situasi emosional keluarganya semakin berat karena belum ada informasi jelas dari lokasi bencana. Ia mengungkapkan bahwa pihak keluarga terus-menerus menanyakan perkembangan pencarian, termasuk kakaknya yang sampai menangis dan meminta bantuan gubernur untuk mencari saudaranya yang hilang.

banner 336x280

“Saudara saya sampai sekarang hilang kontak di Aceh. Saudara, mantan anggota DPRD Aceh, tentara,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Bandung, Selasa (2/12/2025). Ia juga menyebut bahwa kecemasan tersebut membuatnya merasa tertekan, meskipun ia berusaha tetap tenang dan fokus pada tugas-tugas lainnya.

Untuk meredakan kecemasan dan mencari kejelasan, Dedi berencana terbang langsung ke wilayah terdampak pada Kamis (4/12/2025) bersama rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain menyalurkan bantuan, kunjungan ini juga bertujuan untuk mencari keberadaan kerabat yang hilang.

“Saya juga mungkin nanti termasuk akan mencoba lah nyari saudara saya tuh bisa ketemu enggak gitu,” tambahnya. Meski demikian, Dedi belum dapat memastikan durasi kunjungan tersebut. Ia menyatakan bahwa waktu akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta kebutuhan penanganan bencana.

Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan dua pesawat Susi Air untuk mempercepat distribusi bantuan kepada warga di wilayah terdampak bencana di Sumatera. “Hari Kamis saya akan berangkat ke Sumatera Barat, langsung,” kata Dedi.

Hingga Selasa, Pemprov Jawa Barat bersama berbagai lembaga telah menghimpun dana bantuan yang mencapai Rp 7 miliar. Dana tersebut berasal dari Kadin, Korpri Jabar, Baznas, BJB, Apindo, dan dari pribadi Dedi Mulyadi.

Aksi Kemanusiaan Ferry Irwandi Menggalang Dana hingga Rp10 Miliar

Di tengah duka akibat banjir Sumatera yang merenggut ratusan nyawa, muncul gelombang kepedulian luar biasa. Salah satu yang menjadi sorotan adalah aksi Ferry Irwandi, seorang influencer sekaligus Youtuber yang berhasil menggalang dana sebesar Rp10 miliar lebih hanya dalam waktu 24 jam.

Ferry Irwandi menginisiasi penggalangan dana untuk korban banjir di Sumatera dari rakyat untuk rakyat. Aksinya merajai trending di X (Twitter), dan publik dibuat kagum oleh kecepatan serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Ferry.

“Penggalangan dana Bantuan untuk saudara-saudara kita di Pulau Sumatra untuk saat ini sudah kita selesaikan. Selama 24 jam kita berhasil mengumpulkan 10,3 miliar rupiah donasi untuk korban bencana di pulau Sumatra. Selanjutnya kita akan langsung melakukan penyaluran bantuan untuk seluruh daerah terdampak terutama untuk daerah-daerah yang terpencil dan terisolasi,” ujarnya.

Ferry juga mengungkapkan bahwa jumlah donatur mencapai 87 ribu orang, dan banyak dari mereka tidak bisa disebutkan satu per satu. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan crowdfunding ini.

Daftar Donatur Terbesar dalam Penggalangan Dana

Dalam unggahannya, Ferry membongkar sosok donatur terbesar yang memberikan bantuan paling banyak. Berikut adalah daftar donatur terbesar:

  • Trader dan pengusaha Sulianto Indria Putra: Rp50 juta
  • Pengusaha Belvin Tannadi: Rp50 juta
  • Bhakti Ibu Supani: Rp100 juta
  • Anonim bernama Orang Baik: Rp50 juta
  • Trader dan pengusaha Narko Santoso: Rp50 juta
  • Youtuber Deankt: Rp270 juta
  • Pengusaha Imanuel Wirajaya: Rp50 juta
  • Gamer dan pengusaha Luke Febrian Valentinus: Rp77 juta
  • Artis Deddy Corbuzier: Rp300 juta
  • Pengusaha parfum Rizky Arief Dwi Prakoso: Rp493 juta
  • Xander Walter: Rp270 juta

Bencana Banjir di Sumatera

Bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera sejak akhir November 2025 memakan banyak korban. Berdasarkan data terbaru pada Senin (30/11/2025), jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera mencapai 604 orang.

Rinciannya adalah di wilayah Sumatera Utara, jumlah korban meninggal mencapai 283 jiwa. Lalu warga Sumatera Barat yang tewas akibat bencana banjir dan tanah longsor adalah 165 orang. Di wilayah Aceh, total warga yang meninggal adalah 156 orang.

Perkiraan jumlah warga yang meninggal tersebut akan terus bertambah lantaran banyak korban yang masih hilang atau dalam proses pencarian oleh Tim SAR dan aparat.

Beberapa pihak mengurai dugaan penyebab bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Pulau Sumatera. Walhi menyebut bahwa banjir yang melanda wilayah Sumatera adalah akibat kegiatan usaha pemicu deforestasi. Sedangkan BMKG menyebutkan bahwa banjir dan tanah longsor di Sumatera adalah akibat hujan deras yang intens melanda kawasan tersebut.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *