oleh

Antusias Warga RW 2 Mangasa Makassar Antre dan Berdiri untuk Memilih RT, Linmas Siaga

-Berita-32 Dilihat
banner 468x60

Antusiasme Warga dalam Pemilihan Ketua RT di Kelurahan Mangasa

Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di RW 2, Jl Mallengkeri Raya III, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar berlangsung dengan antusias. Pada Rabu (3/12/2025), ratusan warga hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya. TPS ini berlokasi di pekarangan rumah berlantai dua warga, yang memiliki luas 4×8 meter.

Kondisi TPS terlihat ramai, karena tidak mampu menampung seluruh warga yang hadir. Beberapa warga yang tidak kebagian kursi menunggu di pinggir jalan setapak depan rumah warga lainnya. Ada enam bilik suara yang disiapkan panitia untuk pemilih mencoblos. Selain itu, total ada tujuh kotak suara yang disediakan, masing-masing ditulis nomor RT dari 1-7.

banner 336x280

Petugas Linmas menyebutkan bahwa DPT di RW 2 terbanyak, yaitu lebih dari 800 orang. Proses pencoblosan dimulai sejak jam 8 pagi dan diperkirakan akan selesai sekitar jam 3 sore. Dua petugas perempuan berseragam Linmas juga disiagakan untuk menjaga kondusifitas dan membantu warga mengikuti prosedur pencoblosan.

Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kelurahan Mangasa mencapai 4.200 orang dari total 5.500 kepala keluarga (KK). Dengan jumlah penduduk sekitar 17.000 jiwa, artinya ada sekitar 1.300 KK yang belum terdata. Lurah Mangasa, Muhammad Nurdiansyah (29), menjelaskan beberapa faktor penyebab hal tersebut. Ada warga yang tidak ingin didata, ada yang tidak ketemu karena keluar kerja, dan ada juga yang takut data mereka disalahgunakan.

Di antara 13 TPS yang ada di Kelurahan Mangasa, satu diantaranya yaitu TPS 13 tidak melaksanakan pemilihan karena semua calon RT/RW di TPS tersebut adalah calon tunggal. Hal ini sesuai dengan juknis dan perwali yang akan menetapkan langsung calon tunggal tersebut.

Untuk mendukung kelancaran proses demokrasi di tingkat RT/RW, Nurdiansyah telah mendirikan posko center pengaduan pemilihan RT/RW di kantor Kelurahan Mangasa. Posko ini merupakan perintah dari Peraturan Wali Kota, dan menerima segala bentuk pengaduan yang dihadapi masyarakat. Pengaduan yang paling banyak terjadi setelah penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara) adalah warga yang belum masuk datanya.

Saat ini, 12 RW akan melakukan pemilihan, sementara mempersiapkan TPS. Salah satu TPS seperti di RW 07 berlokasi di dalam pekarangan Asrama Mahasiswa Mamuju. Calon ketua RW yang mencabut nomor urut di wilayah Kelurahan Mangasa sebanyak 27 orang. Mereka memperebutkan 13 kursi ketua Rukun Warga di selatan Kota Makassar. Sedangkan untuk kandidat calon ketua RT yang resmi mendaftar sebanyak 102 orang, 44 di antaranya harus menerima pil pahit kekalahan karena hanya ada 58 RT di wilayah Kelurahan Mangasa.

Besok, Rabu (3/12/2025), 453.404 pemilih atau kepala rumah tangga serentak datang ke TPS. TPS hingga hari ini masih dibagi di 153 kelurahan. Mereka akan memilih 9.098 calon ketua RT di 5.026 RT. Di Makassar tercatat 5.026 RT pada 153 kelurahan di 15 kecamatan. Kecamatan Tamalate paling diminati calon ketua RT, dengan 9.098 pendaftar dan jatah kursi hanya 5.026.

Ketua RT dan RW adalah ujung tombak layanan administratif pemerintahan kota. Mereka berkoordinasi dengan lurah, camat, dan langsung ke walikota. Sedangkan pemilihan ketua RW dijadwalkan Senin (8/12/2025). Ketua RW akan dipilih oleh ketua-ketua RT di lingkungannya, dengan musyawarah mufakat, dan juga buka peluang voting.

Hingga Selasa (2/12/2025), Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Makassar mencatat ada 2.166 calon ketua di 1.005 RW. Artinya, ada 1.161 calon ketua RW yang harus berbesar hati menerima kekalahan.


banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *