oleh

Cara baru menikmati wisata kuliner dan spiritual di Jogja kaki Merapi

-Berita-29 Dilihat
banner 468x60

Destinasi Baru di Kaki Gunung Merapi

Di kaki Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Desa Wonolelo menyimpan keindahan alam yang menenangkan. Pada sore hari menjelang senja, kabut tipis turun menyapa wilayah ini setelah hujan mereda. Udara sejuk dan hijaunya pepohonan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Di balik keindahan alam tersebut, terdapat sebuah destinasi baru yang menawarkan pengalaman unik, yaitu De Renjana Nawasena Resto.

De Renjana Nawasena Resto memiliki lokasi yang strategis, berdiri tepat di depan makam Ki Ageng Wonolelo, tokoh spiritual penting dalam sejarah Kerajaan Mataram. Nama restoran ini mengandung makna mendalam, berasal dari doa dan harapan akan kebahagiaan yang abadi.

banner 336x280

Filosofi dan Keunikan Lokasi

Dewanto P Siregar, pemilik De Renjana Nawasena Resto, mengungkapkan bahwa lokasi ini bukan sekadar tempat bisnis. Ia merasa dipandu oleh “tuntunan tak kasat mata” untuk membangun restoran di sana. Menurutnya, ada keharusan untuk berada di depan makam Ki Ageng Wonolelo.

Restoran ini tidak hanya menawarkan hidangan lezat, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual. Dewanto menjelaskan bahwa De Renjana Nawasena membawa pengunjung pada dua dimensi, yakni kenikmatan duniawi dan ketenangan ukhrawi. Pengunjung dapat menikmati makanan seperti nasi liwet atau ikan bakar, sambil bersantai di area yang tenang.

Nuansa Sejarah dan Budaya

Pengunjung yang masuk ke area restoran akan disambut dengan ornamen khas kampung lawasan, yang mencerminkan nuansa alam kaki Gunung Merapi. Pendopo Jawa yang gagah berdiri, dipadukan dengan patung-patung bernuansa Hindu-Budha, mengisahkan perjalanan sejarah Kerajaan Mataram.

Dewanto menjelaskan bahwa akulturasi budaya dari Hindu, Buddha, hingga Islam menjadi inspirasi dalam desain restoran ini. Meskipun penuh makna filosofis, restoran ini tetap fokus pada tugas utamanya, yaitu memanjakan lidah para pengunjung.

Menu dan Fasilitas

Menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), De Renjana Nawasena siap menjadi alternatif bagi pemburu wisata kuliner maupun rombongan peziarah. Deretan menu nusantara andalan seperti nasi liwet dan ikan bakar khas Gunungkidul bisa menjadi pilihan utama.

Selain itu, tersedia juga hidangan nasi kebuli, sajian kaya rempah yang dipengaruhi oleh budaya Timur Tengah. Area lapang di bagian belakang restoran bisa digunakan sebagai panggung budaya untuk acara seperti wayangan atau jathilan.

Pengalaman Lengkap

Harga yang ditawarkan De Renjana Nawasena sangat ramah di kantong, sehingga cocok untuk berbagai kalangan. Dewanto menegaskan bahwa restoran ini dirancang untuk memberikan pengalaman lengkap, baik secara kuliner maupun spiritual.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana yang berbeda, De Renjana Nawasena Resto adalah pilihan yang sempurna. Dengan kombinasi antara keindahan alam, nilai sejarah, dan rasa yang lezat, restoran ini menawarkan pengalaman yang tidak terlupakan.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *