oleh

Kawal Aksi Seribuan Massa Aliansi Masyarakat Pulau, Polresta Barelang Kedepankan Pendekatan Humanis

-Batam, Polri-8 Dilihat
banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Sebanyak 1.050 massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pulau Kota Batam menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepulauan Riau, Komplek Ruko Grand BSI, Batam Kota, pada Senin pagi. Guna menjamin hak berpendapat warga sekaligus menjaga kondusivitas kota, Polresta Barelang menurunkan ratusan personel gabungan dengan pengamanan ketat namun tetap humanis.

Aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini dipicu oleh adanya unggahan di media sosial yang dinilai menyinggung perasaan masyarakat Pulau Kasu dan pulau-pulau lain di sekitar Kota Batam. Di bawah komando Sahrul Bin La Ane selaku Penanggung Jawab dan Dani Wahyudi Bin Arsad sebagai Koordinator Lapangan, massa bergerak tertib menggunakan mobil komando, pengeras suara, serta atribut simbolis berupa pita merah dan putih.

banner 336x280

Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan

Untuk memastikan aksi berjalan aman dan tidak mengganggu aktivitas publik, Polresta Barelang mengerahkan total 240 personel gabungan. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Barelang, AKP Arbi Guna Bimantara, S.I.K., dan dipantau langsung oleh Wakapolresta Barelang, AKP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M.

Berikut adalah rincian kekuatan personel yang disiagakan di titik-titik strategis:

Unsur Pengamanan Jumlah Personel
Polresta Barelang 180 Personel
Ditsamapta Polda Kepri 30 Personel
Satbrimob Polda Kepri 30 Personel
Total Kekuatan 240 Personel

Sebelum massa tiba di lokasi, aparat kepolisian terlebih dahulu menggelar apel kesiapan. Satlantas Polresta Barelang juga melakukan pengawalan melekat sejak dari titik kumpul massa untuk mengantisipasi kemacetan dan menjamin keselamatan pengguna jalan lain.

Pendekatan Dialogis dan Humanis Jadi Kunci

Alih-alih represif, pengamanan kali ini benar-benar menonjolkan sisi preventif dan persuasif. Petugas di lapangan secara aktif berdialog dan memberikan imbauan agar massa menyampaikan aspirasi secara damai. Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, S.E., M.H., tampak berulang kali mengingatkan peserta aksi untuk tetap menghormati aturan hukum yang berlaku.

Langkah taktis juga diambil oleh Wakapolresta Barelang bersama Kasat Intelkam. Mereka melakukan koordinasi langsung di lapangan dengan korlap aksi. Hasilnya, pendekatan dialogis ini membuahkan hasil positif.

Catatan Redaksi: Berkat komunikasi yang baik antara petugas dan massa, sekitar pukul 12.00 WIB massa akhirnya membubarkan diri dengan sangat tertib. Mereka kembali ke titik kumpul di Pelabuhan Tanjung Riau menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.

Sebagai tindak lanjut dari aspirasi tersebut, sebagian perwakilan massa didampingi petugas langsung mendatangi Mapolresta Barelang untuk membuat laporan resmi terkait dugaan narasi media sosial yang menyinggung warga pulau tersebut.

Komitmen Polri Jamin Hak Konstitusional

Mewakili Kapolresta Barelang, Kabag Ops AKP Arbi Guna Bimantara, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran institusi Polri adalah untuk melayani dan melindungi hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat, selama dilakukan koridor hukum.

“Polresta Barelang berkomitmen memberikan pengamanan secara profesional, humanis, dan proporsional. Kami mengandalkan pendekatan dialogis agar situasi kamtibmas di Batam tetap kondusif,” ujar AKP Arbi.

Pihak kepolisian juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung. Di akhir kegiatan, Polresta Barelang kembali mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 jika membutuhkan bantuan cepat atau menemukan adanya gangguan keamanan di lingkungan sekitar. (Zul)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *