BATAM, (SOROT1.ID) — Jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemitraan strategis dengan pihak eksekutif. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, dalam Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam Tahun 2026 yang berlangsung di Dataran Engku Puteri, Batam Center, Rabu (17/6/2026) pagi.
Kehadiran pimpinan legislatif tersebut merupakan bagian dari pemenuhan undangan resmi Pemerintah Kota Batam. Pemko Batam secara berkala menggelar upacara setiap tanggal 17 sebagai instrumen penting untuk memelihara kedisiplinan, mempertebal semangat pengabdian, serta menyelaraskan persepsi antar-instansi pemerintahan yang ada di wilayah hinterland maupun metropolitan Batam.
Bertindak selaku Inspektur Upacara pada kesempatan tersebut adalah Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah. Di bawah komando Sekdako, jalannya upacara berlangsung dengan penuh khidmat. Peserta upacara terdiri dari ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam, perwakilan TNI dan Polri, serta unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Upacara bulanan ini dinilai memiliki makna mendalam bagi perjalanan tata kelola pemerintahan. Selain sebagai simbol penghormatan kepada negara, momen ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi berkala bagi seluruh aparatur dalam mengevaluasi capaian kinerja pelayanan publik demi kesejahteraan warga Batam.
Usai mengikuti rangkaian upacara, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, memberikan keterangannya kepada media. Ia menggarisbawahi bahwa kesuksesan pembangunan Batam tidak bisa dicapai oleh satu lembaga saja, melainkan hasil dari kerja kolektif yang harmonis.
“Sinergi yang kokoh antara legislatif, eksekutif, dan seluruh unsur Forkopimda adalah modal utama kita. Pembangunan Kota Batam yang berkelanjutan hanya bisa berjalan akseleratif jika seluruh elemen ini saling mendukung dan berjalan beriringan,” tegas Aweng Kurniawan.
Lebih lanjut, Aweng berharap kegiatan rutin seperti ini mampu memicu komunikasi yang lebih cair dan intensif antar-lembaga. Dengan demikian, hambatan birokrasi dapat dipangkas dan program-program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas dapat segera terealisasi tanpa kendala yang berarti. (Dan)
Editor : Ramadhan














Komentar