oleh

Listrik Batam Kian Andal: PLN Batam dan Dalle Energy Teken Kerja Sama PLTGU 300 MW

banner 468x60

BATAM, (SOROT1.ID) – Sistem ketenagalistrikan di Kota Batam mendapatkan penguatan signifikan. Untuk memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat yang terus meningkat, PLN Batam resmi menjalin kerja sama penyediaan tenaga listrik sebesar 2 x 150 megawatt (MW) melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam 3 dan Batam 4.

Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) tersebut dilaksanakan di Kantor Korporat PLN Batam, Kamis (16/07/2026), oleh Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, dan Direktur Utama Dalle Energy Batam, Imron Gazali. Momen penting ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, serta Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Daniel Blockert.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

Ia menegaskan bahwa keandalan listrik adalah kunci utama dalam menarik investasi, khususnya bagi sektor-sektor strategis seperti data center di Nongsa Digital Park yang tengah dikembangkan di era kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

“Tambahan 300 MW ini sangat krusial. Batam sedang bertumbuh pesat, dan ketersediaan energi yang stabil merupakan prasyarat mutlak bagi investor untuk memastikan operasional bisnis mereka berjalan lancar,” ungkap Firmansyah.

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menjelaskan bahwa proyek ini adalah bagian dari rencana besar perusahaan untuk memperkuat fondasi sistem kelistrikan Batam dari hulu ke hilir. Menurutnya, pertumbuhan investasi di Batam harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur energi yang mumpuni.

“Kami berkomitmen memastikan kebutuhan energi Batam terpenuhi secara andal dan berkelanjutan. Sinergi ini adalah langkah nyata dalam mendukung iklim investasi agar tetap kondusif, efisien, dan siap menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi masa depan,” tutur Kwin Fo.

Kolaborasi internasional yang turut melibatkan dukungan Pemerintah Swedia ini menjadi penanda bahwa infrastruktur energi Batam semakin diakui secara global. Dengan tambahan daya 300 MW, Batam kini memiliki kapasitas lebih besar untuk mengakomodasi:

  • Ekspansi kawasan industri manufaktur.

  • Peningkatan kebutuhan listrik sektor rumah tangga dan komersial.

  • Pengembangan ekonomi digital dan pusat data berskala besar.

Langkah strategis ini diproyeksikan akan memperkuat daya saing Batam di kancah nasional maupun internasional, memastikan kota ini tetap menjadi pilihan utama bagi investor dalam menanamkan modalnya di Indonesia. (Dan)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *