oleh

Afgan Bawa Penonton dalam Perjalanan Emosional Lewat Konser Retrospektif

-Hiburan-1 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, (SOROT1.ID) — Afgan mengajak ribuan penonton untuk menyusuri perjalanan karier bermusiknya melalui konser tunggal bertajuk Retrospektif: The Concert yang digelar di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu (18/7/2026). Konser tersebut menjadi penanda perjalanan 18 tahun Afgan di industri musik Indonesia sekaligus perayaan atas berbagai fase yang telah dilaluinya.

Sejak lampu panggung mulai menyala, suasana konser langsung terasa megah. Afgan tampil dengan konsep musikal yang dirancang layaknya sebuah perjalanan waktu, mengajak penonton untuk kembali menikmati lagu-lagu yang telah membesarkan namanya hingga karya-karya terbaru yang merepresentasikan perkembangan musikalnya.

banner 336x280

Afgan membuka konser dengan membawakan lagu Misteri Dunia. Afgan yang saat itu mengenakan jaket dipalsukan dengan pakaian gelap membuat suasana langsung hidup. Para penonton di Plenary Hall langsung menyambutnya dengan sangat antusias. Penampilannya semakin memukau dengan konsep panggung dan tata cahaya reflektif yang menyelimuti panggung.

Konser ini tidak hanya menghadirkan sederet lagu populer, tapi juga dikemas sebagai sebuah pertunjukan yang bercerita. Tata cahaya, visual, aransemen orkestra, hingga transisi antar lagu disusun untuk menggambarkan perjalanan emosional Afgan sebagai seorang musisi yang terus berevolusi selama hampir dua dekade berkarya.

Dalam gelaran konsernya, Afgan menceritakan momen menegangkan suaranya mendadak hilang akibat GERD naik dan mengalami infeksi sinus sekitar 2 minggu lalu. Dia sangat bersyukur ditangani dengan baik oleh orang tuanya yang seorang dokter, sehingga suaranya bisa pulih kembali.

“Konser ini adalah hal yang paling roller coaster bagi saya. Karena saya sempat kehilangan suara dua minggu lalu. Suara saya kembali hari Rabu, konsernya di hari Sabtu. Mungkin tidak sempurna, tapi saya berikan 1000 persen,” kata Afgan di hadapan para penonton.

Momen spesial juga hadir lewat kolaborasi dengan sejumlah musisi yang memiliki arti penting dalam perjalanan karier Afgan. Kehadiran para bintang tamu membuat setiap segmen konser menghadirkan nuansa berbeda sekaligus menjadi kejutan bagi para penggemar yang memenuhi Plenary Hall JICC.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah duet Afgan bersama Mahalini membawakan lagu Sadis. Kolaborasi keduanya disambut tepuk tangan meriah dan sorak sorai para penonton, menciptakan salah satu momen paling berkesan sepanjang konser berlangsung.

Tak berhenti di situ, Afgan juga mengajak Petra Sihombing naik ke atas panggung membawakan lagu Tak Ada Rencana (Kujatuh Cinta). Kolaborasi tersebut terasa istimewa karena Petra termasuk salah satu sosok yang berpengaruh terhadap Afgan dalam bermusik.

Kejutan lain datang ketika Krisdayanti tampil sebagai bintang tamu. Duet keduanya menghadirkan atmosfer berbeda yang memperlihatkan perpaduan dua karakter vokal kuat, sekaligus menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan penonton malam itu.

Afgan dan Krisdayanti menyanyikan beberapa lagu secara medley. Yaitu lagu Kepastian, Kamu yang Ku Tunggu, Percayalah, dan Ada.

Di balik kemegahan panggung, konser ini juga menunjukkan kedewasaan Afgan sebagai seorang penyanyi. Dia tidak sekadar membawakan lagu, tetapi juga membangun kedekatan dengan penonton melalui cerita di balik perjalanan karier, rasa syukur atas dukungan penggemar, serta refleksi terhadap berbagai pencapaian yang telah diraih.

Konsep simfoni yang didukung aransemen orkestra Erwin Gutawa membuat lagu-lagu Afgan terdengar lebih megah tanpa menghilangkan karakter aslinya. Perpaduan musik, visual, dan tata panggung menghadirkan pengalaman konser yang terasa intim sekaligus spektakuler bagi ribuan penonton yang hadir.

Ada banyak lagu dibawakan Afgan sepanjang gelaran konser tadi malam. Beberapa di antaranya lagu berjudul Pesan Cinta, Wajahmu Mengalihkan Duniaku, Panah Asmara, Dia Dia Dia, Lenggang Puspita, Bawalah Cintaku, Bukan Cinta Biasa, dan banyak lagi yang lainnya.

Afgan mengakhiri konser dengan lagu Jodoh Pasti Bertemu. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada para penggemar dan penonton yang menikmati penampilannya hingga tuntas.

“Terima kasih. I love you,” kata Afgan.

Melalui Retrospektif: The Concert, Afgan tidak hanya merayakan usia kariernya yang telah menginjak 18 tahun, tetapi juga menegaskan konsistensinya sebagai salah satu penyanyi kenamaan Tanah Air yang terus berkembang.

Konser ini juga menjadi bukti nyata bahwa karya-karya Afgan memiliki tempat yang luas di hati para penikmat musik lintas generasi sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan musikalnya. (***)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *