oleh

Ikhtiar Batin Prajurit Jalesveva Jayamahe: TNI AL Gelar Sholat Hajat dan Santuni Anak Yatim Jelang Latihan Operasi Terintegrasi 2026 di Dabo Singkep

-Lingga, TNI-7 Dilihat
banner 468x60

LINGGA, (SOROT1.ID)  — Menyambut agenda pertahanan strategis skala nasional, jajaran TNI Angkatan Laut tidak hanya mempersiapkan aspek taktik, strategi, dan alutsista modern saja. Menjelang bergulirnya rangkaian Latihan Operasi Terintegrasi TNI Tahun 2026 di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, pimpinan dan prajurit TNI AL menggelar ikhtiar batiniah melalui kegiatan doa bersama dan aksi sosial.

Bertempat di Mushollah Lanal Dabo Singkep pada Senin (3/8/2026), kegiatan khidmat tersebut diisi dengan pelaksanaan Sholat Hajat berjemaah, panjatan doa keselamatan bangsa, serta penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu.

banner 336x280

Acara keagamaan ini dipimpin langsung oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda (Laksda) TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP., M.Tr.Opsla. Hadir pula mendampingi, Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda (Laksda) TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., bersama jajaran Pejabat Utama TNI AL.

Penyelenggaraan Sholat Hajat dan doa bersama ini diinisiasikan sebagai bentuk permohonan tulus kepada Tuhan Yang Maha Esa. Seluruh prajurit memanjatkan doa agar rangkaian Latihan Operasi Terintegrasi TNI Tahun 2026 yang akan segera dihelat di wilayah Kepulauan Riau ini diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberhasilan total dari tahap permulaan hingga tuntas.

Di hadapan para prajurit, Laksda Yayan memberikan pengarahan tegas mengenai pentingnya keseimbangan antara kesiapan lahiriah dan batiniah.

Menurutnya, secanggih apapun alutsista yang dikerahkan dan sehebat apapun profesionalisme individu prajurit, semuanya mutlak harus disempurnakan dengan permohonan perlindungan Ilahi demi mencapai target zero accident (nihil kecelakaan).

“Setiap pelaksanaan tugas maupun latihan harus diawali dengan memohon ridha dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Kesiapan personel dan alutsista perlu diiringi dengan kesiapan mental dan spiritual,” tandas Laksda Yayan.

Nuansa kekeluargaan begitu kental terasa tatkala kegiatan rohani tersebut berpadu dengan aksi kepedulian sosial. Kehadiran anak-anak yatim piatu di sekitar markas Lanal Dabo Singkep menambah khidmat suasana, tatkala para petinggi TNI AL menyerahkan santunan secara langsung sebagai wujud nyata rasa syukur dan berbagi kasih.

Komandan Kodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan sosial ini merefleksikan nilai-nilai luhur yang senantiasa dipegang teguh oleh Korps Matra Laut. Bagi TNI AL, kedekatan dengan masyarakat pesisir dan warga lokal merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan wilayah.

  • “Kegiatan doa bersama dan santunan ini mencerminkan nilai-nilai religius, kepedulian, dan kebersamaan yang senantiasa dijunjung tinggi oleh prajurit TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat,” ujar Laksda Berkat.

Ia menambahkan, momentum kebersamaan ini sekaligus menjadi sarana mempererat ikatan emosional dan kemanunggalan antara TNI AL dan rakyat, khususnya warga Kabupaten Lingga yang wilayahnya kembali dipercaya menjadi pusat latihan gabungan berskala besar.

Sebagaimana diketahui, Latihan Operasi Terintegrasi TNI Tahun 2026 merupakan salah satu program strategis nasional yang memegang peranan vital dalam doktrin pertahanan negara. Latihan ini dirancang secara komprehensif untuk menguji tingkat kesiapan satuan, meningkatkan interoperabilitas antar matra (Darat, Laut, dan Udara), serta mempertajam kapabilitas operasi gabungan tri-matra dalam menangkis berbagai spektrum ancaman kedaulatan.

Terpilihnya kembali kawasan perairan dan daratan Dabo Singkep sebagai mandala utama latihan militer raksasa ini menegaskan nilai strategis geografis Kepulauan Riau dalam peta pertahanan nasional.

Dengan memadukan ketangguhan fisik, kemahiran taktis, modernisasi teknologi militer, serta keteguhan fondasi spiritual melalui doa bersama ini, jajaran TNI optimis seluruh rangkaian latihan strategis tersebut dapat sukses terlaksana. Seluruh prajurit siaga penuh mengawal kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari garda terdepan wilayah kepulauan. (***/Ril)

Editor : Ramadhan

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *