BATAM, (SOROT1.ID) — Komitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor kembali ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kota Batam. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut secara langsung kedatangan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, di Ruang VIP Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pada Senin (4/8/2026).
Penyambutan orang nomor satu di jajaran militer Indonesia ini berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedatangan Panglima TNI di Batam ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan kerja, di mana Batam menjadi titik transit sebelum beliau beserta rombongan melanjutkan perjalanan darat dan udara menuju Kabupaten Lingga untuk menunaikan agenda kerja selanjutnya.
Bagi Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau secara keseluruhan, kunjungan jajaran pimpinan tertinggi militer nasional memiliki arti yang sangat strategis. Sebagai wilayah kepulauan yang beranda depan negara dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, Kepri menempati posisi vital dalam peta pertahanan nasional sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Amsakar Achmad dalam keterangannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kunjungan kerja Panglima TNI ke Bumi Melayu Kepulauan Riau. Ia menilai, kehadiran pimpinan pusat di daerah-daerah perbatasan memberikan energi positif serta menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan institusi pertahanan.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Panglima TNI di Provinsi Kepulauan Riau. Kami berharap seluruh rangkaian kunjungan kerja dapat berjalan lancar dan semakin memperkuat sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan wilayah,” ujar Amsakar.
Lebih lanjut, Amsakar menekankan bahwa dinamika pembangunan di Batam saat ini melaju dengan sangat cepat, terutama dalam posisinya sebagai magnet utama investasi nasional, pusat industri, perdagangan, dan jasa. Untuk memastikan roda perekonomian tersebut berjalan tanpa hambatan, stabilitas keamanan dan ketertiban umum menjadi prasyarat mutlak yang tidak bisa ditawar.
Dalam pandangan Wali Kota Batam, pencapaian target-target pembangunan ekonomi sangat bergantung pada garansi keamanan yang diberikan oleh aparat penegak hukum dan jajaran TNI-Polri. Oleh karena itu, koordinasi yang erat di dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) harus terus dipelihara dan ditingkatkan dari waktu ke waktu.
“Batam sebagai kawasan perbatasan sekaligus pintu gerbang investasi nasional memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, untuk menjaga situasi yang aman, kondusif, dan mampu mendorong iklim investasi yang semakin kompetitif,” tambahnya.
Stabilitas keamanan yang terjaga tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga setempat, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan bagi investor asing maupun domestik untuk menanamkan modalnya di Batam. Hal ini sejalan dengan visi besar pemerintah daerah dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat melalui ekspansi sektor industri dan pariwisata.
Setelah beristirahat sejenak dan berbincang hangat di ruang VIP Bandara Internasional Hang Nadim, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta rombongan terbatas langsung bertolak menuju Kabupaten Lingga untuk melanjutkan agenda kunjungan kerja resmi yang telah diagendakan. (Dan)
Editor : Ramdhan














Komentar