ROTE NDAO, (SOROT1.ID) — Bunda PAUD Kabupaten Rote Ndao, Ny. Yanne Henuk-Pellokila, menekankan bahwa penanaman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak usia dini sangat penting sebagai fondasi utama dalam tumbuh kembang anak. Hal ini disampaikan saat ia membuka kegiatan Sosialisasi PHBS di TK Ebenhaezer Soao, Kecamatan Landu Leko.
Rangkaian acara sosialisasi ini diisi dengan praktik sikat gigi bersama yang dilakukan oleh siswa-siswi TK Ebenhaezer Soao di bawah panduan tenaga kesehatan. Aktivitas ini berjalan dengan antusias dan menunjukkan partisipasi aktif dari para peserta didik. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh kepala sekolah, guru-guru, tenaga kesehatan, serta para orang tua siswa.
Ny. Yanne menjelaskan bahwa penerapan PHBS tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan sinergi kuat dengan lingkungan keluarga di rumah. Ia menegaskan bahwa kebiasaan hidup sehat harus dibangun secara bersama-sama agar bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak.
“PHBS adalah fondasi penting agar anak tumbuh sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik. Kebiasaan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi butuh peran aktif orang tua untuk membiasakannya dalam aktivitas sehari-hari di rumah,” ujar Ny. Yanne.
Ia juga mengajak para tenaga pendidik untuk memberikan keteladanan nyata kepada siswa. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah dinilai akan lebih mudah ditiru anak-anak jika dicontohkan secara langsung oleh para guru.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap anak-anak di wilayah perbatasan Rote Ndao, Ny. Yanne Henuk-Pellokila menyerahkan bingkisan secara langsung kepada para peserta didik sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pendidik, tenaga kesehatan, dan orang tua murid.
Ia berharap sinergi berkelanjutan antara guru, tenaga kesehatan, dan orang tua dapat terus terjalin agar edukasi PHBS tidak berhenti sebagai ajang sosialisasi, melainkan menjadi gaya hidup yang melekat pada anak-anak di rumah maupun di sekolah.
Guru memiliki peran penting dalam memperkuat penerapan PHBS. Mereka menjadi contoh yang langsung dilihat dan diikuti oleh siswa. Dengan memberikan contoh nyata, seperti mencuci tangan sebelum makan atau menjaga kebersihan lingkungan, anak-anak akan lebih mudah memahami dan menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh kebiasaan yang bisa diajarkan oleh guru:
- Mencuci tangan sebelum makan
- Menjaga kebersihan lingkungan sekolah
- Menggunakan masker saat cuaca buruk
- Melakukan olahraga ringan setiap hari
Orang tua juga memiliki peran kunci dalam mendorong anak-anak untuk menerapkan PHBS. Kebiasaan yang ditanamkan di rumah akan menjadi dasar bagi anak-anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Orang tua perlu aktif terlibat dalam proses pembelajaran PHBS anak, baik melalui kebiasaan harian maupun dukungan dalam kegiatan sekolah.
Tips untuk orang tua:
- Ajarkan anak untuk mandi setiap hari
- Berikan makanan bergizi dan seimbang
- Bantu anak membuat jadwal kebersihan diri
- Libatkan anak dalam kegiatan kebersihan rumah
Keterlibatan berbagai pihak seperti sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam memastikan penerapan PHBS berjalan efektif. Dengan kolaborasi yang baik, program PHBS dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak, bukan hanya sekadar kegiatan sosialisasi. (Red)
Editor : Ramadhan










Komentar