Sorot1.id — Masa depan yang cerah bukan lagi sekadar impian bagi anak-anak yang dibina di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam. LPKA Batam kini secara resmi menjamin hak pendidikan mereka melalui program terobosan yang bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Non-Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Kota Batam.
Tepat pada Kamis (23/10/2025), Program Pendidikan Kesetaraan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) diluncurkan. Inisiatif ini menegaskan bahwa bagi LPKA Batam, setiap anak, termasuk yang berhadapan dengan hukum, adalah tunas bangsa yang berhak mendapatkan kesempatan kedua melalui jalur pendidikan.
Aktivitas pembelajaran dilaksanakan di Ruang Ki Hajar Dewantara LPKA Batam, dipandu oleh para pengajar kompeten dari SPNF-SKB. Suasana kelas dipenuhi interaksi dinamis dan semangat belajar yang membara.
Uniknya, materi yang diajarkan sangat beragam, menunjukkan perkembangan intelektual anak binaan yang pesat. Ada yang dengan gigih mengeja huruf untuk pertama kalinya, sementara yang lain sudah asyik berdiskusi dan berbahasa Inggris dalam sesi tanya jawab. Antusiasme tinggi ini membuktikan bahwa anak binaan memiliki rasa ingin tahu yang kuat terhadap dunia pendidikan.
Kepala LPKA Kelas II Batam menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama dalam proses pembinaan.
“Anak-anak ini memiliki hak yang sama. Pendidikan adalah kunci untuk mengubah karakter dan membuka jalan mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Program pendidikan non-formal ini selaras dengan amanat UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, serta mendukung kebijakan nasional di bidang pendidikan.
Melalui sinergi dengan SPNF-SKB ini, LPKA Batam berharap lulusan program ini tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga bekal karakter dan intelektual yang kuat. Tujuannya jelas: mereka harus mampu menjadi individu yang lebih baik, produktif, dan berkontribusi positif setelah kembali ke lingkungan sosial. (Zul)
Redaktur : Ramadan














Komentar