oleh

Daerah Paling Ramai Dikunjungi Wisatawan di Jawa Barat, Apakah Daerahmu Masuk 10 Besar?

banner 468x60

Peningkatan Kunjungan Wisatawan di Jawa Barat

Sektor pariwisata Jawa Barat kembali menunjukkan prestasi yang luar biasa dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, total wisatawan yang datang ke Jawa Barat mencapai 89,44 juta jiwa pada tahun 2025. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 88,2 juta wisatawan.

banner 336x280

Peningkatan ini menjadi tanda kebangkitan sektor pariwisata pasca-pandemi sekaligus menunjukkan pergeseran perilaku masyarakat dalam berwisata. Wisatawan kini tidak hanya tertarik pada destinasi alam, tetapi juga mengarah pada wisata perkotaan, kuliner, dan bisnis.

Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, terdapat sepuluh daerah yang menjadi pusat konsentrasi kunjungan wisata tertinggi dalam setahun. Berikut adalah daftar lengkapnya:

  1. Kota Bandung

    Kota Bandung menempati posisi pertama dengan total 9.109.750 wisatawan, terdiri dari 9.105.003 wisatawan domestik dan 4.747 wisatawan mancanegara. Sebagai pusat kuliner, belanja, dan wisata perkotaan, Bandung terus menjadi destinasi favorit bagi warga Jabodetabek yang ingin berlibur singkat. Fasilitas akomodasi yang melimpah mencapai 5.976 kamar hotel aktif membuat kota ini mampu menampung arus wisatawan dalam jumlah besar. Kawasan populer seperti Dago, Lembang, Braga, hingga Ciwidey terus ramai dikunjungi sepanjang tahun.

  2. Kabupaten Bogor

    Di posisi kedua ada Kabupaten Bogor dengan 3.630.335 wisatawan domestik dan 81.045 wisatawan mancanegara, total 3.711.380 kunjungan. Wilayah ini dikenal dengan wisata alamnya seperti Puncak, Taman Safari, dan Curug Cilember, yang menjadi tujuan utama wisatawan dari Jakarta. Keberadaan 475 unit akomodasi membuat Kabupaten Bogor memiliki daya tampung wisata yang kuat. Selain wisata keluarga, tren glamping dan wisata alam modern ikut mendorong kunjungan sepanjang 2024.

  3. Kota Bogor

    Kota Bogor mencatat 2.923.426 wisatawan domestik dan 84.350 wisatawan mancanegara, dengan total 3.007.776 kunjungan. Meski wilayahnya kecil, Kota Bogor menawarkan kombinasi wisata alam dan edukasi, seperti Kebun Raya Bogor, Istana Bogor, dan kuliner legendaris. Sebagai kota penyangga Jakarta, Bogor juga menjadi destinasi utama untuk one-day trip. Banyak wisatawan datang dengan moda transportasi kereta atau mobil pribadi untuk menikmati suasana sejuk tanpa harus bermalam lama.

  4. Kabupaten Garut

    Kabupaten Garut berada di peringkat keempat dengan 1.320.962 kunjungan wisatawan, terdiri dari 1.320.284 domestik dan 678 mancanegara. Garut dikenal dengan wisata alam panas bumi dan pegunungan seperti Kawah Kamojang, Cipanas, dan Gunung Papandayan, yang menjadi magnet wisatawan lokal dari Bandung dan Tasikmalaya. Kombinasi wisata alam, kuliner khas seperti dodol dan domba Garut, serta penginapan bernuansa pegunungan menjadikan Garut sebagai destinasi wisata alam favorit di selatan Jawa Barat.

  5. Kabupaten Bekasi

    Di posisi kelima, Kabupaten Bekasi mencatat 531.090 wisatawan domestik dan 312.024 wisatawan mancanegara, dengan total 843.114 kunjungan. Uniknya, Bekasi menjadi daerah dengan kunjungan wisatawan asing tertinggi di Jawa Barat pada 2024. Hal ini disebabkan oleh tingginya aktivitas bisnis di kawasan industri seperti MM2100, EJIP, dan Delta Silicon, yang menarik ekspatriat dan pebisnis dari berbagai negara. Dengan demikian, Bekasi menjadi representasi kuat wisata berbasis industri dan bisnis.

  6. Kota Bekasi

    Kota Bekasi mencatat total 713.289 kunjungan, terdiri dari 686.207 domestik dan 27.082 mancanegara. Kedekatannya dengan DKI Jakarta menjadikan Kota Bekasi sebagai pilihan akomodasi strategis bagi wisatawan bisnis dan keluarga. Meski tidak memiliki destinasi alam besar, sektor hiburan modern seperti mal, taman kota, dan pusat kuliner terus tumbuh, menciptakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal.

  7. Kabupaten Bandung

    Dengan 794.779 wisatawan domestik dan 35 wisatawan mancanegara, Kabupaten Bandung berada di peringkat ketujuh. Wilayah ini mengandalkan potensi wisata alam seperti Ranca Upas, Kawah Putih, dan Situ Patenggang, yang ramai dikunjungi terutama saat musim liburan sekolah. Sebagai daerah yang berdampingan dengan Kota Bandung, kawasan ini juga mendapat limpahan kunjungan dari wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan di selatan kota.

  8. Kabupaten Cianjur

    Kabupaten Cianjur mencatat total 764.833 kunjungan, dengan 690.640 wisatawan domestik dan 74.193 wisatawan mancanegara. Cianjur dikenal dengan pesona alam pegunungan seperti Gunung Gede Pangrango, Kebun Raya Cibodas, dan kawasan Cipanas. Kombinasi wisata alam dan budaya Sunda membuat Cianjur tetap relevan di tengah dominasi wisata perkotaan.

  9. Kabupaten Sukabumi

    Kabupaten Sukabumi menempati posisi kesembilan dengan total 738.027 kunjungan, terdiri dari 731.241 domestik dan 6.786 mancanegara. Daya tarik utamanya terletak pada kawasan Geopark Ciletuh, Pantai Pelabuhan Ratu, dan wisata petualangan seperti arung jeram dan pendakian gunung. Pemerintah daerah terus mengembangkan infrastruktur pariwisata berkelanjutan di wilayah selatan untuk menarik lebih banyak wisatawan.

  10. Kabupaten Bandung Barat

    Melengkapi daftar, Kabupaten Bandung Barat mencatat 579.179 kunjungan wisatawan domestik sepanjang tahun 2024. Wilayah ini terkenal dengan destinasi seperti Lembang, Farm House, Floating Market, dan The Lodge Maribaya, yang menjadi favorit wisata keluarga dan rombongan sekolah. Kawasan ini juga dikenal dengan banyaknya vila dan glamping modern, menjadikannya salah satu pusat wisata alam paling ramai di Jawa Barat bagian utara.

Secara keseluruhan, Kota Bandung masih menjadi daerah dengan kunjungan wisata terbanyak di Jawa Barat tahun 2024. Namun, munculnya dominasi dari wilayah seperti Bekasi (wisata bisnis) dan Garut (wisata alam) menunjukkan diversifikasi sektor pariwisata di provinsi ini. Dengan total kunjungan hampir 90 juta wisatawan, Jawa Barat membuktikan diri sebagai provinsi dengan pertumbuhan pariwisata paling kuat di Indonesia, didorong oleh kombinasi antara wisata urban, alam, budaya, dan industri.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *